04 April 2025

Get In Touch

Maksimalkan Potensi, Pemkot Malang Gandeng Pemilik Bangunan Belum Terpakai di Kawasan Wisata

Kawasan Kampoeng Heritage Kajoetangan, Kota Malang. (Santi/Lenteratoday)
Kawasan Kampoeng Heritage Kajoetangan, Kota Malang. (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Dalam upaya memaksimalkan potensi ekonomi di kawasan wisata, Pemkot melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan menggandeng pemilik bangunan yang belum terpakai di kawasan destinasi wisata. 

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi  mengungkapkan untuk bekerja sama atau menggandeng pemilik bangunan yang belum terpakai, akan dilakukan diskusi sebagai langkah strategis, menemukan solusi terkait pemanfaatan gedung-gedung yang belum berfungsi. 

"Nanti akan kami ajak diskusi dan koordinasi. Bagaimana cara menghidupkan kembali supaya perekonomian di Kota Malang ini bisa bergerak maksimal. Terutama di kawasan yang sudah menjadi ikon wisata, misalnya di kawasan Kayutangan," ujar Eko, Sabtu (5/10/2024).

Eko menekankan pentingnya melibatkan pemilik bangunan dalam diskusi ini, khususnya untuk gedung-gedung yang terletak di sepanjang koridor Kayutangan Heritage yang masih belum berfungsi. 

"Kami akan panggil yang punya gedung atau bangunan di sepanjang Kayutangan, yang masih belum berfungsi, akan kami ajak diskusi," jelasnya. 

Eko menegaskan tujuan utama dari pertemuan tersebut, yakni memastikan seluruh gedung yang belum dimanfaatkan segera dapat berfungsi. Sehingga perekonomian Kota Malang dapat optimal, tidak hanya di koridor Kayutangan tapi juga di daerah sekitar yang berpotensi. 

"Di luar yang berarti di koridor Kayutangan, maupun di dalam kampungnya. Nanti kami lihat dulu," tambahnya.

Setelah pertemuan dilakukan, Eko menyatakan pihaknya akan memberikan solusi berdasarkan hasil diskusi tersebut. 

"Kalau memang sudah ada pertemuan dan arahnya kemana, baru kami berikan solusi. Apakah dikerjasamakan atau dicarikan investor atau bagaimana nanti, karena itu kan privat punya perorangan bukan milik pemerintah," ungkapnya.

Eko juga menegaskan komitmennya agar tidak ada bangunan yang tidak berfungsi, khususnya di kawasan-kawasan destinasi wisata. 

"Kami ingin di Kota Malang ini tidak ada bangunan yang tidak berfungsi, khususnya di kawasan-kawasan destinasi wisata," tutupnya.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.