
SURABAYA (Lenteratoday) - PDI Perjuangan Kota Surabaya mengadakan kegiatan sapa warga di kampung Calon Wakil Wali Kota Armuji di masa kecil, yakni RW 6 Kelurahan Kalirungkut.
Dalam kegiatan itu dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Wakil Sekretaris DPC Achmad Hidayat, Ketua PAC PDIP Rungkut Andhy Puryanto dan para pengurus kampung diantaranya Ketua RW 06 Kel. Kalirungkut, H. Hudan bersama warga masyarakat kampung.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan jika calon wakil wali kota Armuji tidak bisa hadir karena sedang kegiatan di tempat lain di jam yang sama.
“Bu Risma sudah sama-sama kita kenal. Beliau sukses menjadi wali kota Surabaya 2 periode, tahun 2010-2020. Pembelaannya terhadap warga masyarakat luar biasa. Untuk bidang pendidikan, Bu Risma menerapkan kebijakan pendidikan gratis SMA/SMK Negeri, yang sepenuhnya dibiayai APBD. Itu melengkapi pendidikan gratis untuk SD Negeri dan SMP Negeri,” ucap pria yang akrab disapa Awi ini.
Awi mengungkapkan, jika ingatan masyarakat sangat kuat terhadap sosok kepemimpinan Risma saat menjadi wali kota Surabaya. Risma sebagai sosok pemimpin yang merakyat, turun ke lapangan.
“Beliau rajin turun ke masyarakat. Manyapu jalan. Membersihkan got-got atau saluran air. Membangun taman-taman sebagai ruang publik dan melakukan penghijauan. Di bidang kesehatan, Bu Risma menerapkan pelayanan kesehatan gratis yang kini disempurnakan Pak Eri Cahyadi-Pak Armuji,” ungkapnya.
Pada Pilkada Jawa Timur 2024, PDI Perjuangan mengajukan pasangan Bu Risma-Gus Hans dengan nomer 3. “Gus Hans dikenal sebagai alim ulama muda. Beliau berasal Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang,” tambahnya.
Sementara, pada Pilkada Kota Surabaya, PDI Perjuangan mengusung pasangan petahana, Calon Walikota Eri Cahyadi-Calon Wakil Walikota Armuji di nomer 1.
“Wali kota Eri Cahyadi-Wakil Wali kota Armuji dilantik bulan Februari 2021. Sehingga jabatannya kira-kira selama 3,5 tahun. Dipotong masa pandemi Covid-19, kira-kira Mas Eri Cahyadi-Mas Armuji efektif memimpin Surabaya selama 2 tahun,” tuturnya.
Sementara itu, Achmad Hidayat mengatakan, jika Eri-Armuji terus mendorong kebijakan yang pro-rakyat. Di bidang kesehatan, berobat cukup hanya berbekal KTP, sudah dilayani di rumah-rumah sakit.
“Di Surabaya timur akan segera beroperasi rumah sakit milik Pemkot Surabaya. Tahun 2025, Eri Cahyadi-Armuji akan membangun lagi Rumah Sakit Surabaya Selatan. Infrastruktur kesehatan terus dibenahi,” kata Achmad.
Layanan pendidikan, juga terus dikuati. Selain SD dan SMP Negeri gratis dibiayai APBD, para siswa yang tidak mampu diberikan bantuan seragam gratis.
“Untuk para pelajar SMA/SMK negeri dan swasta yang tidak mampu, diberikan beasiswa Pemuda Tangguh sebesar Rp 200 ribu per bulan. Langsung ditransfer ke rekening pelajar. Ini tentu mengurangi beban biaya pendidikan di kalangan pelajar tidak mampu,” ucapnya.
Bahkan, PDI Perjuangan akan terus bergerak membangun dukungan di masyarakat. “Hari Rabu 27 Nopember 2024, kita datang berbondong-bondong ke TPS-TPS terdekat. Untuk Jawa Timur, kita berikan suara kita untuk Bu Risma-Gus Hans No. 3. Dan untuk Surabaya, kita pilih Eri Cahyadi-Armuji No. 1,” tukasnya. (*)
Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi