03 April 2025

Get In Touch

PDIP Ancam Pecat Kader Mbelot dan Kampanyekan Kotak Kosong

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri digandeng putranya Prananda Prabowo usai ziarah di makam ayahnya yang juga Proklamator dan Presiden Pertama RI, Soekarno di Kota Blitar, Senin(7/10/2024).
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri digandeng putranya Prananda Prabowo usai ziarah di makam ayahnya yang juga Proklamator dan Presiden Pertama RI, Soekarno di Kota Blitar, Senin(7/10/2024).

BLITAR (Lenteratoday) - Peringatan keras bagi kader PDI Perjuangan (PDIP) yang membelot tidak memenangkan calon yang diusung dan ikut mengkampanyekan kotak kosong, dengan memberikan sanksi tegas berupa pemcatan.

Hal ini disampaikan Sekjen PDIP Perjuangan, Hasto Kristyanto bahwa sebagai partai yang memegang disiplin, di dalam setiap Pilkada partai telah mengambil keputusan melalui Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Sehingga disiplin sebagai kader wajib dijalankan dengan mutlak, bagi yang tidak memenangkan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah tentu saja akan menerima sanksi partai," kata Hasto usai mendampingi Megawati ziarah ke makam ayahnya yang juga Proklamator dan Presiden Pertama RI, Soekarno di Kota Blitar, Senin(7/10/2024) sore.

Namun sebelum menerima sanksi, akan dibuka ruang sebaiknya mengundurkan diri. Sehingga sikap kesatria dan watak kedisiplinan kader itu ditunjukkan, kalau tidak cocok dengan calon kepala daerah.

"Disiplin partai mengatakan harus taat, tegak lurus atau silahkan mengundurkan diri sebelum dipecat," tegasnya.

Bagi kader yang membelot, termasuk mengkampanyekan kotak kosong juga akan diberikan sanksi tegas pemecatan. Karena dalam tradisi partai, ketika sudah menentukan calon sudah melalui suatu pertimbangan yang matang.

Sehingga mari kita wujudkan demokrasi yang sehat, kecuali kotak kosong itu melakukan mobilisasi. Ini kotak kosong kan hasil dari legitimasi, yang dibangun calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan.

"Maka semuanya harus menjalankan tugasnya, memenangkan calon yang sudah direkomendasi oleh Ibu Megawati Soekanoputri," tandas Hasto.

Selain Hasto, beberapa calon kepala daerah dari PDIP sekitar Kota Blitar juga terlihat hadir diantaranya calon Bupati Blitar Rijanto, calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto, calon Wali Kota Batu Krisdayanti, calon Bupati Banyuwangi, Bupati Tulungagung, Trenggalek dan Nganjuk.

Termasuk jajaran pengurus DPD PDIP Jatim, DPC PDIP Kabupaten dan Kota Blitar juga para kader lainnya. Megawati tampak digandeng oleh putranya yang juga pengurus PDIP, Prananda Prabowo meninggalkan halaman makam kakeknya sekitar pukul 15.30 WIB.

Reporter: Arief Sukaputra/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.