04 April 2025

Get In Touch

Resmikan Majapahit Warriors Underwater, Pj Gubernur Jatim Berharap Pariwisata Jadi Leading Sektor Perekonomian

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat berada dalam apahit Warriors Underwater di Bangsring Banyuwangi, Kamis (10/10/2024)
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat berada dalam apahit Warriors Underwater di Bangsring Banyuwangi, Kamis (10/10/2024)

BANYUWANGI (Lenteratoday) - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meresmikan destinasi wisata Majapahit Warriors Underwater (MU) dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya di Bangsring, Banyuwangi, Kamis (10/10/2024).

Peresmian destinasi wisata ini juga sebagai bentuk komitmen Pj Gubernur Adhy terus mendorong pariwisata sebagai leading sektor perekonomian, keberadaan MU dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya adalah bagian dari pengembangan wisata bawah laut di kawasan Bangsring Underwater. Tak hanya itu, Pj Gubernur Adhy juga yakin kehadiran MU dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya akan menjadi ikon wisata baru di Banyuwangi.

"Kami optimis, Bangsring Underwater akan menjadi ikon baru karena menjadi satu-satunya destinasi wisata di Jawa Timur yang menggabungkan keindahan laut yang luar biasa dengan diorama budaya yang megah," Katanya.

Dalam peresmian tersebut, Pj Gubernur Adhy didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Evy Afianasari, dan Plt Bupati Banyuwangi Sugirah.

Pj. Gubernur Adhy menegaskan, MU di Bangsring Banyuwangi adalah potensi yang sangat luar biasa. Kehadirannya semakin melengkapi khasanah pariwisata alam, yang berisi edukasi dan sejarah di Jawa Timur.

"Majapahit Warriors Underwater atau disebut MU di Bangsring Banyuwangi ini, sebuah ide yang diinisiasi oleh Pemprov Jatim, dalam rangka mengisi hari jadi Provinsi Jawa Timur ke 79. Salah satunya kita ingin mewujudkan tema 'Jawa Timur Bersatu Bersama Untuk Maju' dan kita juga ingin yang selama ini kita dengungkan bahwa Jawa Timur Bumi Majapahit, kita harus mewujudkan sesuatu yang riil," tandasnya.

Di juga mrnjelaskan bahwa adanya diorama, patung ini bisa menggambarkan kejayaan Majapahit sebagai penguasa Nusantara. Lengkap dengan gapuranya, ini mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai gerbang utama mendukung IKN dan ini sejalan dengan kebijakan Kemenparekraf, untuk kekuatan bidang ekonomi, pariwisata dan budaya.

Untuk itu, Adhy berharap sebagai ikon wisata baru, MU mampu menjadi daya tarik wisata yang bernilai edukasi, histori kejayaan Majapahit dan Blambangan. Selain itu juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Bangsring Wonorejo Banyuwangi.

Pj. Adhy menambahkan, saat ini ekonomi kreatif menjadi pengungkit yang paling besar, karena jumlah kunjungan pariwisata di Jatim terus meningkat.

"Dari tahun 2023 hingga September 2024 itu sebesar 77,33 persen. Di sektor ini membawa kekuatan baru bagi kabupaten-kabupaten yang memiliki potensi wisata, karena di Jatim paling banyak," urainya.

Banyuwangi yang ditopang dengan manajemen pariwisatanya yang bagus, termasuk Bangsring Underwater, budaya dan ekowisata ini sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat sebagai wisata edukasi dan kejayaan Majapahit di MU.

Patung tersebut diletakkan tidak terlalu dalam di dasar laut, agar semua kalangan bisa menikmati snorkeling, diving dan perahu karena kedalaman sekitar dua setengah meter," kata Pj. Adhy.

Sedangkan, Monumen Mas Bagus Wangsakarya merupakan ikon tokoh Blambangan yang dikenal sebagai guru dari Susuhunan Prabu Tawang Alun Kerajaan Macan Putih. Terkait penggabungan Majapahit dan Blambangan ini dikatakan Adhy telah mendapat persetujuan dan izin dari tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Adhy menegaskan bahwa launching MU kali ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-79 Pemprov Jawa Timur. Yang mana hal ini juga merupakab bentuk persembahan Pemprov Jatim untuk masyarakat Jawa Timur.

"Makanya kami berani melaunching ini dua hari sebelum tepat peringatan Hari Jadi ke-79 Pemprov Jatim," ungkapnya.

Sebelumnya, melalui tayangan video Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan apresiasinya terhadap Provinsi Jatim, Kabupaten Banyuwangi dan elemen masyarakat yang mendukung terwujudnya kawasan wisata laut itu tempat tersebut.

"Ini kawasan yang sangat bagus, turut mendukung program, misi edukasi kepada masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan kualitas generasi muda dan kontribusi pendapatan kepada masyarakat daerah," tandasnya.
Dia juga mengungkapkan diorama Kerajaan Majapahit di bawah air yang diinisiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur ini menjadi inovasi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, lokal maupun nusantara yang memberi nilai kesejarahan menjadi icon baru wisata budaya di Jawa Timur," urai Sandiaga Uno.

Sementara itu,, Kadisbudpar Evy, dalam sambutan menyebut terwujudnya Majapahit Warriors Underwater sebagai bentuk perwujudan 'Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia. Serta, pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya dan berbasis masyarakat.

"Yang hari ini oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dilakukan peletakan patung Gajah Mada beserta pasukannya di perairan Bangsring Banyuwangi. Dan, menurut kami, akurasi tempatnya adalah lokasi yang tepat untuk menyambut wisatawan mancanegara atau nusantara," kata Evy. (*)

Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.