04 April 2025

Get In Touch

99 Tahun Melayani: Yayasan Yohannes Gabriel Perkuat Pendidikan dengan Persatuan dan Kasih

Sekretaris Yayasan Yohannes Gabriel, RD. Robertus Theo Elno Respati. (Amanah/Lenteratoday)
Sekretaris Yayasan Yohannes Gabriel, RD. Robertus Theo Elno Respati. (Amanah/Lenteratoday)

SURABAYA (Lenteratoday) - Dalam rangka merayakan HUT ke-99, Yayasan Yohannes Gabriel sebagai salah satu perintis pendidikan Katolik di Indonesia, menggelar kegiatan bertajuk In Unitate Et Caritate, atau yang berarti Dalam Persatuan dan Kasih.

Sekretaris Yayasan Yohannes Gabriel, RD. Robertus Theo Elno Respati mengatakan, jika kegiatan ini adalah momentum besar terutama di dalam menyambut 100 tahun Yayasan Yohannes Gabriel.

"Dengan berfokus padaperan sentral kasih dan persatuan, acara HUT tahun ini tidak hanya menandai usia yayasan yang hampir satu abad, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai tersebut dalam dunia pendidikan yang terus bergerak maju," kata Romo Theo ketika ditemui Jumat (25/10/2024).

Romo Theo menjelaskan, saat ini sudah sekitar 150 lebih sekolah di bawah yayasan yang tersebar luas di wilayah Jawa Timur dan di sekitar Jawa Tengah. Di mana misi awal dari yayasan ini adalah mencerdaskan anak bangsa.

"Jadi, mendidik anak bangsa supaya mereka mendapat pendidjkan yang layak," jelasnya.

Tak hanya itu, di usia ke-99 tahun ini, pihaknya juga melakukan sesi refleksi mendalam
tentang Warisan dan Visi Masa Depan: Membangun pendidikan yang tangguh di era digital.

"Karena setiap perjalanan itu harus direfleksikan. Kita juga merespon perubahan teknologi dalam sistem tata kelola dan dalam sistem pembelajaran. Bahkan ke depan kita akan kembali membangun sekolah-sekolah sesuai dengan kearifan lokal yang mengikuti perkembanhan teknologi," tuturnya.

Dalam perayaan ini pula, pihaknya juga akan memberikan penghargaan masa abdi kepada para guru dan karyawan yang telah berbakti selama 25 tahun dan 20 tahun.

"Mereka diberi penghargaan atas loyalitas mereka dan komitmen mereka untuk menjadi bagian dari pendidikan di negara ini," tukasnya. (*)

Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.