
SURABAYA (Lenteratoday) -Butterflyhug terbanyak dengan tema Merangkul Ketenangan Meraih Prestasi yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Butterflyhug, yaitu memeluk diri sendiri dengan menyilangkan tangan di depan dada, tangan kanan menggenggam bahu kiri dan sebaliknya, sambil menepuk-nepuk pundak sendiri. Cara ini dianggap mampu memberi waktu kita untuk mengapresiasi diri sendiri, dan mampu menenangkan diri sendiri agar perlahan bisa terlepas dari stress yang menghadang
Dekan Fakultas Psikologi Unesa, Dr. Diana Rahmasari, S.Psi.,M.Si., mengatakan pemecahan MURI ini dalam rangka Dies Natalis Unesa ke-60 sekaligus memperingati Bulan Kesehatan Mental.
"Kesehatan mental kan identik dengan psikologi. Sehingga kami sebagai fakultas baru, berkomitmen untuk mengawal kesehatan mental civitas akademika Unesa secara khusus mahasiswa. Hal ini mencermati berbagai kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa. Dan kami juga berkomitmen membantu kesehatan mental di seluruh civitas akademika Unesa," kata Diana ketika ditemui di Gedung Fakultas Psikologi Unesa, Sabtu (26/10/2024).
Diana menjelaskan, sudah waktunya masyarakat terutama mahasiswa untuk memprioritaskan kesehatan mental. "Jadi itu bentuk komitmen kami untuk mewujudkan civitas akademika Unesa yang sehat, bahagia dan bisa menunjukkan prestasi baiknya," jelasnya.

Butterflyhug dipilih sebagai salah satu terapi karena metode tersebut bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.
"Stress itu bagian dari dinamika kehidupan sehari-hari, dan kita tidak bisa menolak. Dari situ kita akan bertumbuh. Ketika kita menyadari ada kondisi psikologis segera lakukan self healing. Kalau self healing itu belum juga menyelesaikan kondisi emosional yang dirasakan, maka carilah pertolongan," pesannya.
Salah satu mahasiswa Ainun Mazila mengaku lebih tenang usai menerapkan metode butterflyhug (memeluk diri sendiri).
"Jadi lebih plong, ternyata aku bisa melalui hal ini karena kita selalu dituntut dengan pikiran-pikiran kita. Ternyata kita bisa loh melakukan hal itu, setelah butterflyhug ternyata aku itu hebat ya dan lebih mengapresiasi diri sendiri," ungkapnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH