
SURABAYA (Lenteratoday) – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa seluruh kader partai harus bersatu dalam memenangkan pasangan Risma-Gus Hans dalam Pilgub Jawa Timur 2024.
Dalam rapat konsolidasi di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Hasto menyampaikan bahwa kemenangan Risma-Gus Hans bukan hanya soal elektabilitas, namun juga bentuk komitmen nyata PDI Perjuangan untuk berpihak pada rakyat, Selasa (29/10/2024).
"Kami percaya bahwa kerja sama dari ranting hingga pusat akan membawa kemenangan bagi Risma-Gus Hans. Ini bukan sekadar pemenangan pasangan calon, tetapi pertaruhan wajah partai sebagai partai yang pro-rakyat," ujar Hasto.
PDI Perjuangan melihat elektabilitas Risma-Gus Hans yang terus meningkat pasca debat perdana sebagai bukti kepercayaan publik terhadap kepemimpinan pro-rakyat yang ditawarkan. Hasto menyebut Risma sebagai figur sederhana yang secara konsisten memperjuangkan keadilan bagi rakyat kecil.
"Bu Risma bukan sekadar kandidat, tetapi simbol nyata perjuangan melawan ketidakadilan. Bu Mega memilih beliau karena konsistensinya memperjuangkan hak rakyat,” terangnya.
Sementara itu, Risma mengungkapkan bahwa ia tidak mengandalkan uang, melainkan program nyata untuk rakyat. Ia menceritakan pengalamannya sebagai Menteri Sosial yang dengan tegas menolak kebijakan impor beras yang dianggapnya merugikan petani lokal, sehingga kebijakan itu akhirnya dialihkan ke Badan Pangan.
"Saya pernah meminta mundur karena tidak setuju dengan impor beras yang merugikan rakyat. Itu bukan soal mudah, tapi prinsip,” ungkap Risma.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno juga menekankan pentingnya upaya konsolidasi menyeluruh. "Kehadiran Pak Sekjen dan cerita perjuangan Bu Risma menambah semangat kami untuk meraih kemenangan," pungkas Untari.
Reporter: Pradhita / Co-Editor: Nei-Dya