
JAKARTA (Lenteratoday) - Presiden Prabowo Subianto mewujudkan usulannya membentuk Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), menggantikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Pembentukan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ini berdasarkan perintah Presiden Prabowo, kemudian deklarasinya menjadi rangkaian acara strategis setelah pembekalan Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.
Dengan tujuan untuk membangun semangat perjuangan, persatuan, dan solidaritas nasional.. Dimana GSN yang diketuai Rosan Roeslani ini, akan menggantikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sesuai usulan Prabowo pada Maret 2024 lalu.
"TKN memang harus berakhir karena kampanye sudah selesai. Akan tetapi, jaringan ini, paguyuban ini, saya mohon jangan bubar. Saya mengusulkan paguyuban ini bernama Gerakan Solidaritas Nasional," ucap Prabowo saat itu.
Prabowo mengatakan bahwa dirinya dan pendukungnya, merupakan satu paguyuban yang perlu tetap bersatu untuk meraih cita-cita Indonesia Emas.
Pada momentum Deklarasi GSN, Sabtu(2/11/2024) hari ini. Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menyapa Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati (Titiek) Soeharto, dan putranya Didit Hediprasetyo saat tiba di lokasi acara, Indonesia Arena, Jakarta.
Presiden Prabowo tiba bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sekitar pukul 15.25 WIB.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih telah hadir menunggu Presiden, antara lain Menko bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menko bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal yang juga Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional Rosan Perkasa Roeslani.
Sumber: Antara/Editor: Ais