05 April 2025

Get In Touch

Trump Tunjuk Ketua Tim Kampanyenya Susie Wiles sebagai Kepala Staf Gedung Putih

Donald Trump menyapa manajer kampanyenya, Susie Wiles (kiri), dalam sebuah acara malam pemilihan di West Palm Beach Convention Center di West Palm Beach, Florida, pada 6 November 2024. Presiden terpilih AS Donald Trump menunjuk manajer kampanyenya, Susie W
Donald Trump menyapa manajer kampanyenya, Susie Wiles (kiri), dalam sebuah acara malam pemilihan di West Palm Beach Convention Center di West Palm Beach, Florida, pada 6 November 2024. Presiden terpilih AS Donald Trump menunjuk manajer kampanyenya, Susie W

SURABAYA (Lentertoday) -Presiden AS terpilih Donald Trump menunjuk Susie Wiles menjadi kepala staf Gedung Putih kelak.

Susie Wiles adalah salah satu dari dua manajer atau ketua tim kampanyenya dalam Pilpres AS 2024.

Trump mempercayakan posisi puncak kepada sosok yang membantunya memenangkan pemilihan itu.

Itu adalah kali pertama Trump mengumumkan penunjukkan siapa yang akan menjadi anggota stafnya seiring dengan persiapan dirinya bakal kembali ke Gedung Putih pada 20 Januari 2025.

Susie Wiles tercatat akan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai kepala staf Gedung Putih.

"Susie Wiles baru saja membantu saya meraih salah satu kemenangan politik terbesar dalam sejarah Amerika, dan merupakan bagian integral dari kampanye sukses saya di tahun 2016 dan 2020,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

"Susie tangguh, cerdas, inovatif, dan dikagumi dan dihormati secara universal. Saya tidak ragu bahwa dia akan membuat negara kita bangga," tambahnya, sebagaimana dikutip Kompas.

Trump dari Partai Republik telah mengasingkan diri di klub Mar-a-Lago miliknya di Palm Beach, Florida, sejak mengalahkan Kamala Harris dari Partai Demokrat dalam Pilpres AS hari Selasa (5/11/2024).

Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan sejumlah besar orang untuk menduduki posisi-posisi penting di pemerintahannya.

Empat orang sumber berbicara kepada Reuters, bahwa banyak dari mereka yang akan ditunjuk Trump adalah tokoh-tokoh yang sudah dikenal dari masa kepresidenan sebelumnya di tahun 2017-2021.

Dua dari sumber tersebut mengatakan kepada Reuters, bahwa Wiles, seorang ahli strategi politik yang berbasis di Florida, dipandang sebagai orang yang dapat dipercaya dan mendapat pujian karena membantu mengelola kesuksesan Trump dalam pencalonan dirinya sebagai presiden.

Sebagai penjaga gerbang untuk presiden, kepala staf biasanya memiliki pengaruh besar. Orang ini mengelola staf Gedung Putih, mengatur waktu dan jadwal presiden, serta menjaga hubungan dengan departemen pemerintah dan anggota parlemen.

Trump lebih memilih Susie Wiles daripada mantan Ketua DPR Kevin McCarthy, anggota Partai Republik dari California yang dekat dengan Trump dan sering berkunjung ke Mar-a-Lago.

Sumber-sumber mengatakan, McCarthy telah bersaing dengan Brooke Rollins, yang merupakan mantan direktur pelaksana Dewan Kebijakan Domestik Trump.

Mantan Duta Besar AS untuk Jerman Richard Grenell, yang merupakan penjabat kepala intelijen pada masa jabatan pertama Trump dan bersamanya saat ia bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di New York baru-baru ini, juga dipertimbangkan untuk menjadi menteri luar negeri.

Senator Partai Republik Bill Hagerty, mantan duta besar AS untuk Jepang, juga kemungkinan sedang dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

Hagerty, ketika ditanya oleh CNN mengenai pertimbangannya untuk sebuah peran di pemerintahan Trump, mengatakan, "Saya serahkan spekulasi itu pada para spekulan".

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.