04 April 2025

Get In Touch

Minimalisir Pohon Tumbang saat Musim Hujan, Pemkot Surabaya Intensifkan Perantingan

Kegiatan perantingan pohon yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya.
Kegiatan perantingan pohon yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya.

SURABAYA (Lenteratoday)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meningkatkan perantingan ranting dan pohon menjelang musim hujan. Langkah itu diambil guna meminimalisir adanya pohon tumbang, terlebih di ruas jalan protokol.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH, Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan, perantingan dilakukan secara berkala sesuai jadwal rutin DLH atau sesuai dengan permintaan warga.

Perantingan dilakukan di ruas jalan protokol, perumahan, perkampungan, taman aktif serta taman pasif. 

"Perantingan kami setiap hari di semua tempat pada delapan rayon wilayah.  Tidak perlu menunggu musim hujan saat kemarau juga dilakukan perantingan secara bergantian dan berkala," ungkap Myrna, Jumat (15/11/2024).

Selain untuk meminimalir pohon tumbang, Myrna menjelaskan bahwa tujuan perantingan adalah merapikan ranting pohon agar tidak menutupi Penerangan Jalan Umum (PJU), mengurangi beban pohon sehingga lebih kuat saat tertimpa angin, meremajakan tanaman disekitarnya serta menjaga estetika lingkungan.

"Kriteria perantingan, dilihat dari ketinggian cabang dan jumlah cabang pohonnya. Apabila sudah tinggi maka beban batang utamanya sudah berat. Kami prioritaskan untuk dilakukan perantingan," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa menjelang musim penghujan intensitas perantingan di Kota Surabaya memang meningkat. Dalam hal ini DLH menyiapkan rayon untuk satuan tugasnya. Rayon terbagi menjadi delapan, dan setiap rayon bekerja dalam dua shift yakni, pagi dan siang.

"Satu rayonnya terdiri dari beberapa wilayah, kami prioritaskan yang rawan dan di ruas jalan protokol. Artinya puluhan pohon dipangkas secara bergiliran setiap harinya di berbagai titik di Kota Surabaya," ungkapnya.

Myrna menuturkan, pohon tumbang di Kota Surabaya dipengaruhi banyak faktor. Antara lain akar yang lapuk, rating yang mudah mudah hingga faktor angin kencang. 

Ia pun berpesan kepada masyarakat apabila melihat pohon dengan cabang yang sudah tinggi di ruas-ruas jalan utama agar melapor kepada DLH lewat surat, aplikasi Wargaku atau sosial media agar dilakukan perantingan. 

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon, terlebih ketika hujan disertai angin kencang."Kalau memang berteduh usahakan jangan di bawah pohon. Pilih bangunan atau gedung untuk berteduh ketika hujan," tukasnya. (*)

Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.