
SURABAYA (Lenteratoday) – Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, siap membawa semangat pahlawan ekonomi ke sluruh Jawa Timur. Pahlawan ekonomi yang merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas perempuan merupakan program yang pernah dirintis Risma saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.
“Saya masih menjadi kurator untuk para Pahlawan Ekonomi. Sampai sekarang, saya masih menerima produk-produk baru dari mereka untuk saya tinjau. Salah satunya adalah kerajinan tenun eceng gondok, yang sangat unik dan memiliki potensi besar. Yang penting adalah kemauan untuk terus belajar,” terang Risma di Surabaya, Jumat (15/11/2024).
Risma menceritakan bahwa Pahlawan Ekonomi lahir dari keprihatinannya atas tingginya angka kemiskinan di Surabaya saat ia pertama kali menjabat sebagai wali kota. Data resmi kala itu mencatat angka kemiskinan sebesar 14 persen. Namun, setelah Risma melakukan survei langsung ke lapangan, ia menemukan kenyataan yang lebih mengejutkan.
“Setelah saya cek sendiri, ternyata angka sebenarnya adalah 34 persen. Ini menjadi tamparan bagi saya. Saya harus mencari cara agar masalah ini bisa diatasi,” ujarnya.
Risma menemukan bahwa mayoritas keluarga miskin di Surabaya memiliki kepala keluarga pria yang sudah bekerja, tetapi penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Dari situ, ia berinisiatif untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga melalui pelatihan keterampilan di setiap kecamatan.
“Saya percaya, jika para ibu diberdayakan, maka ekonomi keluarga akan lebih kuat. Oleh karena itu, saya keliling ke setiap kecamatan, memberikan pelatihan untuk mereka. Bukan hanya soal keterampilan, tapi juga bagaimana memasarkan produk mereka,” terangnya.
Program tersebut terbukti berhasil. Selama kepemimpinannya, angka kemiskinan di Surabaya turun drastis, dari 34 persen menjadi hanya 5,04 persen. Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi kota juga mencatat prestasi gemilang, mencapai 7,8 persen pada tahun 2013.
“Setiap daerah di Jawa Timur punya potensi untuk maju. Kita hanya perlu bekerja sama dan saling mendukung. Saya ingin membawa semangat Pahlawan Ekonomi ini ke seluruh Jawa Timur agar lebih banyak keluarga yang bisa keluar dari kemiskinan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Pradhita | Editor : Lutfiyu Handi