04 April 2025

Get In Touch

Antisipasi Kerawanan, KPU Kota Blitar Distribusikan Logistik H-1 Coblosan Pilkada 2024

Proses pengesetan, pengepakan dan pengecekan logistik Pilkada 2024 di Gudang KPU Kota Blitar.
Proses pengesetan, pengepakan dan pengecekan logistik Pilkada 2024 di Gudang KPU Kota Blitar.

BLITAR (Lenteratoday) - Memasuki tahapan persiapan logistik pada Pilkada 2024, KPU Kota Blitar mengantisipasi kerawanan dengan mendistribusikan pada H-1 coblosan atau 26 November 2024.

Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya mengatakan sampai hari ini tahapan persiapan logistik Pilkada serentak 2024, untuk Pilwali Kota Blitar dan Pilgub Jatim sudah mencapai 100 persen diterima lengkap semuanya dan tersimpan di gudang KPU Kota Blitar di Jalan Bali, Kota Blitar.

"Mulai dari surat suara, bilik suara, kotak suara, tinta dan perlengkapan lainnya sudah diterima 100 persen sesuai kebutuhan," ujar Rangga saat media gathering Pengesetan, Pengepakan dan Pengecekan Logistik Pemilu tahun 2024 di gudang KPU Kota Blitar, Senin(18/11/2024).

Adapun jumlah surat suara untuk Pilwali Kota Blitar 123.271 sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Kota Blitar 2024, ditambah cadangan 2.000 jadi total 125.271 surat suara. Sedangkan untuk Pilgub Jatim 123.271 lembar, sehingga total surat suara yang diterima KPI Kota Blitar sebanyak 248.542 lembar.

Akan digunakan di 213 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tersebar di 21 kelurahan pada 3 kecamatan di Kota Blitar.

Dalam tahapan logistik ini dijelaskan Rangga, pihaknya menerapkan prinsip 6 T yaitu
tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat biaya.

"Sampai H-9 hari ini, secara teknis persiapan logistik sudah 90 persen, dimana 5 persennya pengesetan, pengepakan dan pengecekan yang dijadwalkan selesai 19 November 2024. Kemudian 5 persen terakhir, yaitu pendistribusian ke gudang-gudang di 21 kelurahan," jelasnya.

Untuk pendistribusian logistik awal, akan dilakukam serentak se-Jawa Timur di 38 kabupaten/kota pada 23 November 2024. Sedangkan untuk di Kota Blitar, akan dilakukan seluruhnya pada 27-27 November 2024.

"Jadi untuk 23 November yang serentak, hanya akan dikirim bilik suara saja. Sedangkan surat suara, kota suara dan kelengkapan lainnya akan dikirim seluruhnya pada H-1 atau 26 November 2024," terang Rangga.

Hal ini diungkapkan Rangga sebagai langkah antisipasi kerawanan, sekaligus mitigasi terhadap kondisi cuaca terkait logistik Pilkada 2024. Serta kondisi Kota Blitar yang kecil, hanya 3 kecamatan dan 21 kelurahan, sehingga bisa diselesaikan dalam waktu sehari.

Diantaranya alasan keamanan, karena semakin lama tersimpan di gudang kelurahan semakin beresiko terjadi penyalahgunaan. Kemudian kedua, karena musim hujan logistik tidak rusak ketika ada gudang yang bocor dan kemungkinan bencana alam lainnya.

"Sehingga akan kami distribusikan pada 26 November, sampai subuh 27 November 2024 agar bisa langsung diambill KPPS untuk digunakan langsung saat pencoblosan di TPS," tandasnya.

Pada kesempatan ini Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ninik Sholikhah juga menyampaikan mengenai lonjakan pemilih di TPS Khusus Lapas Klas II B Blitar dan Lapas Anak Blitar.

"Lonjakan cukup banyak, adanya program menekan kriminalitas yang berdampak tambahnya jumlah penghuni lapas," kata Ninik.

Seperti di Lapas Anak Blitar yang sebelumnya sekitar 70 anak menjadi 100 anak, kemudian di Lapas Klas II B Blitar dari sekitar 400 menjadi 500 an orang.

"Karena kebanyakan dari luar Kota Blitar, maka perlu dipikirkan agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya dengan memasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTB). Namun kita masih menunggu aturan dari KPU RI, karena DPTB sudah ditetapkan sebulan lalu," paparnya.

Oleh karena itu KPU Kabupaten Blitar berupaya dengan lintas kelurahan dalam satu kecamatan, dengan menyiapkan sedikitnya 8 TPS untuk bisa menampung pemilih tambahan tersebut imbuhnya.

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.