04 April 2025

Get In Touch

Khofifah-Emil Komitmen Wujudkan Interkoneksitas Jatim

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak.
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak.

SURABAYA (Lenteratoday) - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak menyampaikan komitmennya dalam interkoneksitas di Jatim. Selain itu juga bertekat untuk mewujudkan Jatim sebagai gerbang baru Nusantara.

Dalam sesi penyampaiakn visi dan misi debat publik ke tiga Pilgub Jatim, Senin (18/11/2024), Khofifah menandaskan diantara interkoneksitas adalah pelabuhan laut yang ada di Probolinggo pada provinsi lain. "Saya ingin menyampaikan bahwa SDM di Jawa Timur memang memiliki kompetensi yang luar biasa oleh karena itu apa yang menjadi pembangunan infrastruktur kita berkomitmen kepada banyak hal termasuk di dalamnya yang terkait dengan interkoneksitas," katanya.

Interkonesitas lain, lanjut Khofifah, adalah trans Jatim yang sudah ada 5 koridor. Bahkan, Khofifah juga mengatakan akan menambah lima koridor lagi dalam 2 tahun mendatang. Penambahan 5 koridor tersebut untuk gerbangkertassusila plus.

Tak hanya itu, nantinya koridor trans Jatim juga akan dikembangkan untuk wilayah Malang Raya, Madiun raya, dan Jember raya.

Sementara itu, calon wakil gubernur Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa pada saat yang sama Jawa Timur adalah penggerak ekonomi utama nasional dan menjadi penyumbang 22% lebih dari output industri manufaktur atau pengolahan artinya hampir seperempat. Kemudian Jawa Timur juga menjadi lumbung pangan Nasional.

"Oleh karena itu dengan posisi sebagai pusat industri dan pusat pangan maka konektivitas di Jawa Timur dengan pulau-pulau yang ada di luar Jawa serta konektivitas di dalam pulau Jawa sendiri menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan pusat logistik yang sangat potensial. Oleh karena itu kita meyakini bahwa pemerintah saat ini berkomitmen untuk mengembangkan ibukota nusantara sebagai pembangunan yang Indonesia sentris yang mengakselerasi kawasan Timur Indonesia," tandasnya.

Dengan demikian, lanjut Emil, dengan posisi Jawa Timur sebagai penyumbang terbesar kedua perekonomian di Indonesia, lumbung pangan nasional, pusat industri, dan juga pusat perdagangan nasional, maka Jawa Timur dengan ini senantiasa siap untuk mewujudkan provinsi ini sebagai gerbang baru Nusantara. (*)

Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.