04 April 2025

Get In Touch

Pj Wali Kota Kediri Lantik 2 Pejabat Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Bidang Kemasyarakatan

Roni Yusianto mendapat ucapan dari Pj Wali Kota Kediri, Zanariah usai dilantik dan diambil sumpah sebagai Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Roni Yusianto mendapat ucapan dari Pj Wali Kota Kediri, Zanariah usai dilantik dan diambil sumpah sebagai Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

KEDIRI (Lenteratoday) - Setelah beberapa lama kosong, Pj Wali Kota Kediri, Zanariah mengambil sumpah dan melantik dua Pejabat Tinggi Pratama, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, di Ruang Kilisuci, Senin(25/11/2024).

Dua pejabat yang dilantik adalah Endang Kartika Sari sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, serta Roni Yusianto menduduki jabatan Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Pada pelantikan ini, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit dan Kepala BKPSDM, Un Ahmad Nurdin bertindak sebagai saksi.

"Saya ucapkan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik. Pesan saya yang paling utama selalu jaga integritas di manapun berada. Karena saudara mengemban amanah yang besar dalam jabatan ini," ujar Zanariah.

Zanariah menekankan agar pejabat yang dilantik segera beradaptasi di posisi baru, susun serta jalankan rencana kerja secara optimal, penuh dedikasi, dan loyalitas tinggi. Segera petakan potensi dan tantangan yang dihadapi dalam lingkungan kerja, untuk mempersiapkan roadmap 2025.

Setelah lama kosong akhirnya jabatan staf ahli kembali diisi pejabat baru.

"Saya berharap dengan semakin lengkap formasi di dalam Pemkot Kediri dapat mendorong kinerja kita semua, untuk meraih target yang sudah ditentukan. Terutama pada bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan. Serta kemasyarakatan dan sumber daya manusia," ungkapnya.

Pj Wali Kota Kediri menjelaskan dengan pembangunan pesat di Kota Kediri dan dinamisasi kondisi masyarakat saat ini, pemerintah perlu benar-benar hadir dan solutif atas berbagai permasalahan yang ada.

Seperti yang masih hangat dibahas adanya wacana PPN 12 persen. Serta telah mendapat beragam respon dari masyarakat. Dari sini, Pemkot Kediri perlu segera menganalisis kebijakan, berkoordinasi, dan memiliki berbagai rencana aksi untuk menjaga daya beli masyarakat tetap naik. Sekaligus menekan inflasi di Kota Kediri agar tidak terlalu tinggi.

Selain itu, upaya penghapusan kemiskinan ekstrem juga perlu didorong terus. Tak hanya mengentaskan kelompok miskin dan miskin ekstrem, tapi juga menjaga agar kelompok menengah tidak sampai jatuh dalam lubang kemiskinan.

Pada bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia masih ada target untuk menuntaskan masalah stunting, pemerataan akses pendidikan, pengurangan angka pengangguran terbuka, meningkatkan keberdayaan masyarakat dan masih banyak lagi.

"Saya harap ke depan, ada analisis dan rekomendasi yang hadir dari staf ahli. Nanti staf ahli berikan masukan kepada kepala daerah. Staf ahli bisa kolaborasi bersama Pak Sekda, Pak Asisten dan Kepala OPD," jelasnya.

Ditambahkan, menuju tahun baru tentu akan menemui berbagai tantangan di tengah ketidakpastian. Maka harus ditingkatkan soliditas, kolaborasi, dan koordinasi antar-sektoral. Segala sesuatu yang dilakukan bersama akan lebih terasa dampak baiknya.

"Saya berpesan kepada semua, bapak Ibu adalah representasi dari Pemkot Kediri. Tunjukkan yang terbaik dan dukung seluruh kebijakan yang ada," imbuhnya.

Tampak hadir, para asisten, kepala OPD, dan tamu undangan lain.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.