
SURABAYA (Lenteratoday)- Uji coba makan bergizi gratis (MBG) terhadap siswa-siswi di SDN Kedurus 1 yang diprakarsai oleh kader Gerindra Yona Bagus Widyatmoko mulai membuahkan hasil.
Uji coba yang dilakukan selama 10 hari mulai 5-14 November ini, menunjukkan indeks belajar siswa naik 8 poin.
"Kesimpulan sementara, makan bergizi dengan nutrisi cukup untuk sarapan siswa sekolah setiap hari ternyata memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa," ungkapnya.
Yona mengatakan, dari hasil mid test tersebut menunjukkan kenaikan prestasi siswa yang signifikan dibanding saat pre test atau sebelum ada MBG.
"Dari pre test ke mid test, secara average indeks belajar siswa mengalami kenaikan rerata 8 poin untuk kelas 4, 5, 6. Nilai rerata saat pre test 65 menjadi 73 saat mid test dan setelah MBG berjalan 2 minggu," kata Yona, Jumat (29/11/2024).
Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini mengungkapkan, beberapa siswa ada yang mengalami lonjakan signifikan poinnya. Misalnya saat pre test nilainya hanya 60, namun setelah mid test menjadi 85.
Ia menjelaskan, MBG yang diberikan kepqda siswa telah disesuaikan dengan kebutuhan anak. Dari aspek kebutuhan kalori misalnya, Yona melibatkan ahli gizi untuk memberikan porsi yang cukup, 900-1.050 kilo kalori saja.
"Dengan porsi ini, anak memiliki energi untuk proses pembelajaran di kelas, lebih fokus belajar," jelasnya.
Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu mengatakan, program uji coba ini berakhir pada 29 November 2024. Bahkan ia yakin program uji coba ini akan memberikan hasil yang lebih baik lagi ke depannya.
"Kami juga melibatkan UMKM, sesuai dengan pesan Pak Prabowo," tukasnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH