Cegah Stunting Hingga Anemia, JGU Kembangkan Inovasi Penyediaan Beras Bergizi untuk Masyarakat Jatim

SURABAYA (Lenteratoday) - PT Jatim Grha Utama (JGU) terus melakukan inovasi dalam penyediaan bahan pangan bergizi bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah pusat. Salah satunya adalah mengembangkan beras bergizi untuk mencegah kekurangan gizi mikro bagi anak dan juga mencegah anemia.
Bahkan, inovasi ini bahkan baru saja mengantarkan PT JGU meraih penghargaan Anugerah Program Bisnis Terpuji untuk kategori Akselerator Pangan Lokal Bergizi dalam DetikJatim Award 2024. Direktur Utama PT Jatim Grha Utama Mirza Muttaqien mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja dan kerja keras yang dilakukan JGU dalam mengembangkan inovasi.
“Upaya yang dilakukan adalah terus melakukan inovasi. Terutama pada produk-produk kami agar semakin baik untuk masyarakat," kata Mirza Muttaqien, Jumat (29/11/2024).
Mirza Muttaqien menjelaskan bahwa inovasi oleh JGU sebagai BUMD Jawa Timur di bidang pengembang, manajemen aset, pengelolaan dan jasa berupa penyediaan beras bergizi dengan penambahan vitamin dan mineral, seperti Kernel Beras Fortifikan dan Beras Fortifikasi. Produk ini dikembangkan untuk membantu mencegah kekurangan gizi mikro dan anemia.
Dia juga menandaskan bahwa JGU tersebut melakukan inovasi. Termasuk mulai mengembangkan produk diversifikasi pangan guna meningkatkan ketahanan pangan. Produk tersebut diantaranya beras jagung, beras sagu, beras singkong, dan sejenisnya.
PT JGU juga berkomitmen untuk menjadi supporting system penyedia beras bergizi dengan harga terjangkau pada Operasi Pasar Lumbung Pangan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam promosi dan pemasaran, guna memperkuat ketahanan pangan di Jawa Timur.
Kemudian, melalui Puspa Agro, PT JGU juga terus berupaya untuk membangun Hub pangan dan Rempah Nusantara.
“Kami akan terus berinovasi, mendukung program pemerintah baik provinsi maupun pusat, dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan yang bergizi dan berhasil menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Mirza. (*)
Reporter : Lutfi/rls | Editor : Lutfiyu Handi