
SURABAYA (Lenteratoday) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran besar yang telah dialokasikan untuk sejumlah kementerian. Selain itu, ia juga meminta kementerian mempercepat pelaksanaan program-program prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Said menyebut, meski anggaran besar telah disetujui untuk kementerian strategis, penyelesaian struktur organisasi yang lebih efektif menjadi kunci keberhasilan implementasi program pada tahun mendatang. Ia juga mengungkapkan bahwa Banggar memerlukan waktu tambahan untuk meninjau sejumlah usulan anggaran tambahan dari kementerian yang diajukan.
“Banggar meminta kementerian segera menyelesaikan struktur organisasi agar dapat bekerja lebih efektif tahun depan. Selain itu, Banggar membutuhkan waktu tambahan untuk mengevaluasi usulan anggaran tambahan yang diajukan,” ungkap Said Abdullah, Kamis (05/12/2024).
Dalam pembahasan anggaran, pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut merinci sejumlah kementerian yang menerima alokasi besar, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik Keamanan, Hukum dan HAM, Perekonomian, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, hingga Pemberdayaan Masyarakat.
Menurut Said, meski beberapa kementerian telah menunjukkan kinerja positif, penting untuk memastikan penyesuaian anggaran dengan kebutuhan masyarakat. Ia memproyeksikan penyesuaian ini memerlukan waktu 2-3 bulan, mengingat Kementerian Keuangan dan Bappenas masih menyelesaikan agenda akhir tahun.
Said Abdullah menyoroti bahwa program di sektor infrastruktur, pemberdayaan manusia, dan penguatan sektor pangan perlu menjadi prioritas utama, mengingat dampaknya yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
"Percepatan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat harus menjadi fokus kementerian agar hasilnya nyata dan dirasakan oleh rakyat,” jelasnya.
Said berharap alokasi anggaran besar ini dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk mendukung kesejahteraan nasional. Menurutnya, kolaborasi antara kementerian dan berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan keberhasilan implementasi program strategis tersebut. (*)
Reporter: Pradhita | Editor : Lutfiyu Handi