04 April 2025

Get In Touch

Sebanyak 15 Ribu Jiwa di 18 Kecamatan Terdampak Banjir Pandeglang

Warga berada di depan rumahnya yang terandam banjir di Desa Idaman, Pandeglang, Banten, Kamis(5/12/2024). (foto:ist/Antara)
Warga berada di depan rumahnya yang terandam banjir di Desa Idaman, Pandeglang, Banten, Kamis(5/12/2024). (foto:ist/Antara)

PANDEGLANG (Lenteratoday) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang, Banten mencatat sekitar 15 ribu jiwa terdampak banjir yang terjadi di 18 kecamatan dari 35 kecamatan, akibat intensitas hujan yang tinggi dalam empat hari.

Kepala BPDB Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan mengatakan banjir sudah berlangsung sejak hari, Senin(2/12/2024) akibat curah hujan yang tinggi.

"Ini sudah masuk hari ke empat, untuk banjir ada di 18 Kecamatan. Tapi Lima Kecamatan diantaranya sudah berangsur surut, dan sisanya masih dalam penanganan," katanya.

Adapun 18 kecamatan tersebut antara lain Cikeusik, Angsana, Bojong, Cibaliung, Cigeulis, Cisata, Labuan, Munjul Pagelaran, Pulosari, Saketi, Sindangresmi, Sobang, Sukaresmi, Panimbang, Picung, dan Menes. Dan wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Patia dan Angsana.

Sementara itu ada lima kecamatan yang mulai surut yaitu Kecamatan Menes, Kecamatan Cibaliung, Kecamatan Pulosari, Kecamatan Labuan, dan Kecamatan Cigeulis, katanya.

Sebanyak 4.432 keluarga yang terdiri atas 15 ribu jiwa terdampak banjir, dan angka tersebut masih fluktuatif, karena terus dilakukan pendataan.

Warga yang terdampak banjir masih ada yang bertahan di rumah nya masing-masing. Serta sebagian lainnya memilih mengungsi yang berada di Kecamatan Pagelaran.

"Insyallah akan segera surut, karena kondisi cuaca saat ini intensitas hujannya juga sudah tidak terlalu tinggi, apalagi besok diperkirakaan relatif tidak hujan," katanya.

Sementara itu, pihaknya menyampaikan untuk bantuan yang diperlukan saat ini yakni mulai dari pakaian, selimut, makanan, serta obat-obatan.

Sumber: Antara/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.