
TRENGGALEK (Lenteratoday) - Hujan yang mengguyur Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, sejak Rabu dini hari (11/12/2024) pukul 02.00 hingga 06.30 WIB mengakibatkan longsor di sejumlah titik.
Salah satu lokasi terdampak adalah tembok penahan tebing (TPT) di RT 25 RW 11, Dusun Pager Gunung. Tebing setinggi 3 meter dan selebar 13 meter longsor, menyebabkan material tanah menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas di Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengungkapkan bahwa longsor ini berasal dari tebing di dekat jalan raya dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar 50 meter.
"Akibat hujan dengan intensitas sedang, tanah menjadi labil dan terjadilah longsor. Lokasi tebing yang berada di dekat jalan raya juga mengakibatkan tembok penahan terdampak longsoran,” terangnya.
Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan di RT 28 RW 11, Dusun Kasian, Desa Ngrencak. Material longsor menghantam dinding rumah milik Ponijan hingga jebol, memaksa pemilik rumah untuk meningkatkan kewaspadaan.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC PB Multisektor, relawan, TNI-Polri, perangkat desa, dan masyarakat segera dikerahkan untuk menangani material longsor. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan tanah longsor dan penguatan struktur tebing di lokasi.
Kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp150 juta. BPBD Trenggalek juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati karena potensi longsor susulan masih ada. "Kami tak henti-hentinya mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi saat ini kondisi cuaca sedang tidak menentu,” tutup Triadi.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH