
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - DPRD Kota Palangka Raya soroti banjir yang mulai melanda di beberapa lokasi rawan banjir. Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, mengatakan Pemkot juga perlu mencari solusi atasi banjir.
Solusi yang bisa dilakukan seperti penghijauan di area yang gundul serta membuat kebijakan-kebijakan terkait pemeliharaan lingkungan. "Melalui upaya-upaya yang dilakukan Pemkot, menjadi bukti keseriusan Pemkot dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat serta lingkungan," papar Sri, Jumat (13/12/2024).
Di sisi lain, dia juga akan mengambil langkah lebih lanjut diantaranya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempertimbangkan langkah mitigasi yang perlu dilakukan. "Diperlukan kerja sama semua pihak dalam mengatasi bencana banjir, salah satunya pada pemeliharaan saluran drainase," kata Sri.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pemerintah setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran drainase dan lingkungan sekitarnya, yang menjadi penyebab utama penyebab terjadinya banjir.
Sri menyatakan keprihatinan atas deforestasi atau penebangan hutan untuk dijadikan tambang, perkebunan maupun pemukiman. "Penggundulan hutan menyebabkan area serapan air berkurang, dan akan menimbulkan efek berantai," jelasnya.
Namun demikian, dia mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya yang telah berupaya melakukan perbaikan dan pemeliharaan saluran-saluran drainase yang ada di wilayah setempat. (*)
Reporter : Novita | Editor : Lutfiyu Handi