04 April 2025

Get In Touch

Anggota DPRD Jatim Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah pada Pengembangan Pencak Silat di Madiun

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Ristu Nugroho
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Ristu Nugroho

SURABAYA (Lenteratoday) - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Ristu Nugroho, menyoroti minimnya dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pencak silat di Kabupaten Madiun.

Meskipun daerah ini dikenal sebagai Kampung Pesilat, Ristu menilai bahwa potensi besar dalam olahraga ini belum dimaksimalkan untuk mencetak atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Ristu, pembinaan atlet pencak silat di Madiun masih kurang optimal. Ia mengungkapkan bahwa meski sempat ada wacana untuk alokasi anggaran yang dapat mendukung perguruan pencak silat, hingga akhir tahun hanya PSHW Tunas Muda yang mampu menyelenggarakan turnamen dengan dana mandiri.

“Seharusnya, pemerintah daerah lebih serius mendukung kegiatan seperti ini. Biaya untuk pembinaan dan pengembangan atlet pencak silat tidak sedikit. Jika ada dukungan yang jelas dari pemerintah, kegiatan dan turnamen bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Ristu juga menekankan pentingnya pembinaan yang dimulai sejak dini, guna mengarahkan potensi besar atlet muda ke jalur yang positif.

"Jika tidak ada wadah yang tepat, potensi besar ini bisa berisiko teralihkan ke hal-hal negatif. Oleh karena itu, kami mendorong agar pembinaan pencak silat diperkuat,” jelasnya.

Untuk itu, Ristu berharap, ke depan, Madiun tidak hanya dikenal sebagai Kampung Pesilat, tetapi juga sebagai tempat lahirnya atlet pencak silat berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke kancah nasional maupun internasional.

Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.