
SURABAYA (Lenteratoday)- Dalam rangka menyambut Natal 2024, Perpustakaan Petra Christian University (PCU) menghadirkan inovasi bertajuk Windmolen Kerstboom.
Menariknya, inovasi berupa Pohon Natal Kincir Angin bernuansa Belanda itu memiliki tinggi tujuh meter dan merupakan simbol yang sarat makna.
Kepala Perpustakaan PCU, Dian Wulandari, S.IIP., menjelaskan pemilihan Windmolen Kerstboom atau Windmill Christmas Tree ini mengikuti nuansa budaya negara yang dipilih oleh universitas dalam Perayaan Natal 2024.
Karya seni ini menggunakan rangka dari kayu dan triplek sebagai dasar yang kokoh. “Tujuan dari pemilihan kreasi pohon natal ini adalah agar pengunjung tetap ingat bahwa koleksi fisik perpustakaan yang mungkin sudah mulai dilupakan itu juga merupakan media informasi yang kredibel,” jelas Dian, Selasa (17/12/2024).
Tak hanya itu, sejumlah koleksi perpustakaan yang disusun dengan megah itu dibuat selama kurang lebih satu minggu lamanya. “Pohon Natal ini terbuat dari sekitar 930 buku, 50 majalah, dan 120 DVD atau VCD tentang Kekristenan. Sedangkan bagian ujung atasnya terdapat kincir angin,” tuturnya.
Selanjutnya, ornamen-ornamen itu ditempelkan pada rangka menggunakan senar plastik. “Koleksi perpustakaan ini masih bisa digunakan dan dibaca kembali, jadi ramah lingkungan,” tambahnya.
Dian menyebut, desain kincir angin ini dipilih karena memiliki makna yang kuat.
“Kincir angin itu memompa air dari dataran rendah ke tempat yang lebih tinggi untuk menyuburkan tanaman. Demikian pula dengan koleksi perpustakaan yang menyimpan ilmu pengetahuan, dapat menyuburkan pikiran dan jiwa. Melalui Pohon Natal ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa buku dan koleksi perpustakaan yang menyimpan ilmu pengetahuan itu adalah sumber inspirasi yang tak pernah habis,” sebutnya.
Tak hanya itu, pohon natal ini bukan hanya sebuah karya seni yang unik, tetapi juga sebagai semangat untuk meningkatkan minat baca dan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan untuk terus berkobar.
Hal ini membuktikan bahwa kreativitas dan semangat untuk meningkatkan literasi yang kredibel dapat berjalan beriringan.
"Sama seperti Kristus yang lahir untuk memberi pengharapan bagi dunia, buku-buku juga memberikan harapan dan inspirasi bagi para pembacanya," tutupnya.
Diketahui, Windmolen Kersboom ini dipamerkan di Perpustakaan Petra Christian University mulai 16 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH