
BLITAR (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Bagian Pemerintahan Setda Kota Blitar menggelar RT Keren Award 2024, apresiasi untuk wirausahawan, kelompok masyarakat (pokmas) dan RT Terkeren se-Kota Blitar.
Acara yang digelar di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Jalan Kenari, Kota Blitar ini diawali dengan santunan kepada anak yatim piatu oleh Wali Kota Blitar Santoso, Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario dan Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono.
Seperti diketahui Program RT Keren yang sudah berjalan tahun ketiga pada 2024 ini, berdampak pada meningkatnya partisipasi masyarakat. Solidaritas tinggi, semangat gotong royong dan kebersamaan terjaga. Serta usulan masyarkat tingkat bawah, dapat terakomodir.
Kabag Pemerintahan Setda Kota Blitar, Fredy Hermawan dalam laporan pelaksanaan Program RT Keren Tahun 2024 menyampaikan jika Program RT Keren ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat, yang mengacu pada Perwali Kota Blitar Nomor 6/Tahun 2022 tentang RT Keren dan Permendagri nomor 18/Tahun 2018.
"Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya penganugerahan RT Keren Tahun 2024, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga kemasyarakatan kelurahan yang ada di Kota Blitar," ujar Fredy, Selasa(17/12/2024) malam.
Sekaligus penghargaan, lanjut Fredy kepada pelaku dan pelaksana Program RT Keren. Serta melihat dan mengukur secara langsung, seberapa banyak RT di Kota Blitar yang sudah Keren.
"Penghargaan diberikan kepada 3 nominator kategori, yaitu Wirausahawan Terkeren, Pokmas Terkeren dan RT Terkeren dari tiga kecamatan di Kota Blitar," lanjutnya.
Pada kesempatan ini sesuai Permen nomor 13/Tahun 2024 yang mengatur tentang Posyandu, bahwa pada tahun 2025 mendatang Pemkot Blitar akan mengintegrasikan Posyandu melaksanakan 6 urusan wajib dasar.
"Posyandu tidak hanya menangani kesehatan saja, tapi juga pendidikan, pekerjaan rumah, perumahan rakyat, sosial, dan trantibum linmas," jelas Fredy.
Adapun hasil pelaksanaan Program RT Keren Tahun 2024, ada 15 jenis pekerjaan fisik. Diantaranya pembangunan saluran air atau drainase sepanjang 1,659 kilometer persegi, lalu pembangunan jalan paving sepanjang 2,340 kilometer persegi.
"Termasuk kegiatan non fisik, berupa 17 pelatihan yang dilaksanakan Pokmas. Bisa diikuti oleh 6.017 orang, sehingga bisa menberikan peluang usaha dan mengangkat perekonomian Kota Blitar," paparnya.
Adapun penghargaan kepada pemenang RT Keren Award Tahun 2024, berupa piagam dan piala. Serta undian, dengan hadiah utama sepeda, lemari es dan lainnya.
Terakhir, Fredy mengatakan malam ini juga dilaunching Buku RT Keren yang disusun oleh Camat Kepanjen Kidul, serta launching Program RT Keren Tahun 2025 oleh Wali Kota Blitar.
Tampak hadir juga pada acara ini, Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim, Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, Danyon 511 atau yang mewakili, jajaran kepala OPD, camat, lurah, Ketua LPMK, PKK, Posyandu, Karang Taruna, RW dan RT se-Kota Blitar.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Santoso dalam sambutannya sebelum membuka acara menuturkan kalau Program RT Keren yang mulai dilaksanakan sejak 2022 ini, merupakan salah satu dari visi misinya untuk membangun Kota Blitar.
"Dimana dengan anggaran Rp 50 juta per tahun tiap RT, 70 persen untuk pembangunan fisik dan 30 persen untuk pelatihan," ujar Santoso.
Salah satu yang mendorong digagasnya Program RT Keren ini, karena pengalaman sulitnya melaksanakan program pembangunan prioritas di tingkat RT.
"Karena setelah Musrenbang tingkat RT, lalu RW kelurahan dan kecamatan. Kemudian tingkat kota, program prioritas RT itu wassalam (hilang). Ini pengalaman saya saat menjadi Ketua RT dan RW," paparnya.
Pada tahun ketiga pelaksanaan Program RT Keren, Santoso mengaku telah melakukan pengecekan secara sampling di beberapa RT pada 3 kecamatan di Kota Blitar.
"Bersama Forkopimda, sambil berolah raga saya melakukan pengecekan dan hasilnya Alhamdulillah Program RT Keren berhasil menjembati inovasi di tiap RT dengan anggaran Rp 50 juta per tahunnya," ungkap Santoso.
Untuk pembangunan fisik, seperti saluran drainase, gapura dan pelatihan ketrampilan untuk ibu-ibu dan pemuda.
Mengakhiri sambutannya, Santoso berharap Program RT Kerenini bisa dilanjutkan oleh Wali Kota yang baru nanti. Bahkan kabarnya, anggaran akan ditambah menjadi Rp 75-100 juta per tahunnya.
"Saya juga pesan kepasa pendamping, pak RT, Pak RW agar bisa melaksanakan dan mempertanggungjawabkan anggaran yang digunakan dengan baik. Agar kedepan tidak tersandung masalah, serta Program RT Keren terap bisa dilanjutkan," pungkasnya sambil membuka acara Penganugerahan RT Keren Award Tahun 2024.
Dilanjutkan dengan pengundian hadiah utama 3 sepeda gunung, kemudian launching Program RT Keren Tahun 2025 dan penyerahan penghargaan serta piala pemenang Wirausahaan Terkeran, Pokmas Terkeren dan RT Terkeren Tahun 2024.(*)
Reporter: Arief Sukaputra