04 April 2025

Get In Touch

Bencana Tanah Longsor di Trenggalek, Tujuh Desa pada Lima Kecamatan Terdampak

Proses evakuasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Kabupaten Trenggalek.
Proses evakuasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Kabupaten Trenggalek.

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Trenggalek beberapa hari terakhir, menyebabkan tanah longsor di sejumlah wilayah perbukitan hingga membuat puluhan warga mengungsi.

“Kejadian tanah longsor ini berdampak pada tujuh desa di lima kecamatan,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, Jumat(20/12/2024).

Triadi merinci desa-desa yang terdampak mencakup Desa Pucanganak di Kecamatan Tugu, Desa Kayen di Kecamatan Karangan, serta tiga desa di Kecamatan Suruh, yaitu Desa Ngrandu, Nglebo, dan Gamping. Selain itu, dua desa lain, yakni Desa Ngadimulyo di Kecamatan Kampak dan Desa Pakel di Kecamatan Watulimo, juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat longsor.

“Kami langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani situasi ini,” jelas Triadi.

Penanganan mencakup pendataan cepat, untuk mengidentifikasi dampak dan kebutuhan masyarakat terdampak, penyaluran bantuan logistik, penyediaan lokasi untuk pengungsi, serta pembersihan material longsor.

Ia juga menambahkan bahwa alat berat seperti excavator dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah longsor.

“Kami menggunakan alat berat untuk memulihkan akses jalan yang tertutup longsoran,” ungkapnya.

Sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena kondisi yang tidak memungkinkan.

“Ada warga yang mengungsi ke tempat kerabat atau lokasi pengungsian yang sudah disediakan,” ujar Triadi.

BPBD masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti korban dan kerugian akibat bencana ini. Meski cuaca mulai membaik, potensi hujan deras masih diperkirakan terjadi.

Triadi mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kami meminta warga agar mengikuti instruksi dari tim tanggap darurat untuk menghindari risiko yang lebih besar,” tegasnya.

Langkah-langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana dan mengurangi dampak lebih lanjut yang mungkin terjadi.

Reporter: Herlambang/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.