04 April 2025

Get In Touch

378 Personel Amankan Nataru di Kota Kediri, Pj Wali Kota Ingatkan Bertepatan Libur Sekolah

Pj Wali Kota Kediri, Zanariah bersama Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji dan Komandan Brigif 16 Wira/Yudha, Kolonel Inf Taufik Ismail menginspeksi personel yang diturunkan mengamankan Nataru di Kota Kediri.
Pj Wali Kota Kediri, Zanariah bersama Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji dan Komandan Brigif 16 Wira/Yudha, Kolonel Inf Taufik Ismail menginspeksi personel yang diturunkan mengamankan Nataru di Kota Kediri.

KEDIRI (Lenteratoday) - Pj Wali Kota Kediri, Zanariah bersama Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji dan Komandan Brigif 16 Wira/Yudha, Kolonel Inf Taufik Ismail memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024 di Halaman Balai Kota Kediri, Jumat(20/12/2024),

Operasi Lilin 2024 ini digelar dalam rangka pengamanan Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 berlangsung, 21 Desember 2024-2 Januari 2025. Sebanyak 378 aparat keamanan diturunkan untuk pengamanan selama Nataru

Zanariah membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Pol Listyo sebagaimana penekanan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Apel Kasatwil Polri bahwa, 'Nataru di depan mata. Saudara akan sibuk, Saudara akan capek, jadi laksanakan tugas pengamanan dengan baik'.

Untuk itu, harus dipersiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya. Terlebih lagi pengamanan Nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan sisa tahapan Pilkada Serentak, sehingga perlu diantisipasi potensi gangguan lain yang dapat terjadi.

Usai apel ditindaklanjuti dengan Rapat Koordinasi Operasi Lilin Semeru 2024 di Ruang Joyoboyo, dalam rakor ini seluruh pihak terkait memaparkan kesiapan dalam menghadapi Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Perlu kita ingat dan perhatikan bersama bahwa selain menjadi hari besar bagi teman-teman Kristiani, momen Nataru ini juga bertepatan dengan libur sekolah. Maka sebagai kota dengan posisi yang sangat strategis sudah pasti Kota Kediri akan menjadi destinasi para pengunjung. Untuk sekedar singgah atau pulang ke kampung halaman," ujarnya.

Saat apel Pj Wali Kota Zanariah menekankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Perayaan Nataru menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beribadah, bersuka cita, berlibur dan berkumpul bersama keluarga, sehingga akan berdampak pada peningkatan mobilitas serta aktivitas masyarakat secara masif di berbagai daerah.

Hal tersebut sejalan dengan survei yang dikeluarkan Kemenhub RI, dimana potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 110,67 juta orang, meningkat sebesar 2,83 persen atau 3,04 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024. Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. Hal ini dapat diwaspadai berbagai potensi kerawanan baik pada jalur penyeberangan, jalur tol dan arteri, serta kepadatan penumpang pada transportasi umum hingga kepadatan pengunjung di lokasi wisata.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan untuk persiapan pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, terdapat 8 pos. Terdiri dari 1 Pos Yan dan 7 Pos Pam. Untuk jumlah personel, ada 178 porsonel yang akan berjaga di pos dan lebih dari 200 personel yang melakukan patroli. Total menurunkan 378 personel.

Ditambah personel gabungan dari Pemkot Kediri dan TNI yang akan membantu. Untuk pengamanan pelaksanaan ibadah Natal akan dilakukan pengamanan di gereja-gereja. Untuk pengamanan malam pergantian tahun juga dilakukan pengamanan di titik-titik rawan keramaian.

"Kami imbau pada masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun untuk tetap tertib. Sehingga tercipta kondisi kamtibmas di Kota Kediri. Kami juga perkuat pengaturan lalu lintas di pintu-pintu masuk Kota Kediri," jelasnya.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.