
SURABAYA (Lentertoday) -Kabar mengejutkan datang dari salah satu stasiun televisi di Indonesia, yaitu ANTV. Mereka dikabarkan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal terhadap seluruh karyawan divisi produksi pada tanggal 18 Desember 2024 lalu.
Seorang karyawan dengan akun TikTok @bapaknyafaby mengungkapkan bahwa tim Human Capital Development (HCD) telah mengumpulkan karyawan untuk memberitahukan keputusan tersebut.
“Kami dikumpulkan oleh HCD untuk mendengar kabar tidak menyenangkan. Di mana seluruh divisi produksi di-PHK,” katanya.
Meskipun keputusan ini mengejutkan, karyawan tersebut menyatakan bahwa hal tersebut harus diterima dengan lapang dada.
“Tempat kami menggantungkan harapan harus berakhir sampai di sini. Ada yang sedih, ada juga yang mencoba semangat walaupun hati berduka,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan perasaan emosional tentang berakhirnya masa kerja mereka di ANTV dan mengucapkan terima kasih kepada stasiun televisi tersebut.
“Terimakasih ANTV,” ucapnya.
Industri pertelevisian di Indonesia tengah mengalami guncangan hebat, yang mengakibatkan perusahaan televisi swasta nasional harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap para karyawannya di penghujung tahun 2024 ini.
Jika sebelumnya, Net TV resmi mengucapkan selamat tinggal kepada para pemirsanya, lantaran kepemilikan sahamnya sebesar 80,05 persen atau senilai Rp1,65 triliun telah diakuisisi oleh MD Entertainment.
Kini giliran ANTV yang terpaksa melakukan PHK massal terhadap sejumlah karyawannya.
Belum diketahui secara pasti berapa jumlah karyawan ANTV yang terpaksa mengganggur tersebut.
Namun berdasarkan video yang dibagikan oleh karyawan ANTV yang terkena PHK, jumlahnya meliputi seluruh karyawan yang bekerja di divisi produksi (*)
Editor: Arifin BH/berbagai sumber