
TEOFILO OTONI (Lenteratoday) -Otoritas Brasil pada Minggu (22/12/2024) memperbarui jumlah korban tewas dalam kecelakaan bus di dekat kota pertambangan Teofilo Otoni menjadi 41 orang.
Sebelumnya, angka korban tewas yang diumumkan adalah 38 ketika insiden terjadi pada Sabtu (21/12/2024).
Polisi Jalan Raya Federal Brasil menyebutnya kecelakaan terburuk di lalu lintas sejak 2007.
Menurut keterangan Polisi Sipil, 41 jasad korban sudah dievakuasi dari lokasi kecelakaan di negara bagian Minas Gerais.
Bus itu dalam perjalanan dari Sao Paulo di tenggara, ke negara bagian Bahia di timur laut.
Polisi federal menyampaikan, balok granit besar jatuh dari truk yang melaju ke arah berlawanan dan menghantam bus yang kemudian terbakar.
Butuh waktu berjam-jam bagi tim penyelamat untuk memadamkan api, menyingkirkan puing-puing, dan mengevakuasi semua korban.
Korban tewas termasuk pengemudi bus dan setidaknya satu anak, kata pihak berwenang, dikutip dari kantor berita AFP.
Sopir truk melarikan diri dari tempat kejadian. Polisi militer menyebutkan, SIM-nya dicabut dua tahun lalu.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyampaikan doa di media sosial untuk kesembuhan para penyintas tragedi, serta menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban.
Bulan lalu juga terjadi kecelakaan bus di Brasil, tepatnya di negara bagian Alagoas. Bus jatuh ke jurang di jalan pegunungan terpencil dan merenggut 17 nyawa.