
SURABAYA (Lenteratoday)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan stok bahan pangan aman dengan harga stabil saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma mengatakan, stok bahan pangan yang dimiliki cukup untuk kebutuhan masyarakat.
"Artinya, ketersedian bahan pangan di pasaran sangat cukup. Masyarakat tidak perlu panik atau menimbun stok makanan," kata Vykka, Selasa (24/12/2024).
Vykka menjelaskan, sebelumnya Pemkot melalui Tim Pengendalian Infasi Daerah (TPID) sudah mengelontorkan stok bahan pangan, seperti minyak goreng, beras, tepung terigu hingga gula kepada 69 pasar. Kios TPID yang ada di pasar akan melayani pedagang maupun masyarakat umum, sehingga ketersedian stok dan harga dipastikan stabil sesuai aturan Kementrian Perdangan (Kemendag).
"Terutama stok Minyakita sudah didistribusikan ke pasar-pasar melalui TPID, jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau berlebihan dalam membeli. Stok tercukupi diharga Rp 16 ribu untuk Minyakita," jelasnya.
Selain melalui TPID, pihaknya juga melakukan pengendalian inflasi melalui operasi pasar, pasar murah serta menerjunkan satgas untuk melakukan monitoring langsung di lapangan.
"Jadi menjelang Natal sampai Tahun Baru, kami mengupayakan agar stok terkendali dengan harga yang stabil," ungkapnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat agar tetap bijak dalam membeli bahan pangan untuk kebutuhan Nataru. Sebab, stok bahan pangan di Kota Surabaya dipastikan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH