03 April 2025

Get In Touch

Pesilat Asal Ngawi Raih Medali Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia

Pesilat asal Kabupaten Ngawi, Mujadidi Faiza Adham saat menerima hadiah sepeda listrik dari Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko.
Pesilat asal Kabupaten Ngawi, Mujadidi Faiza Adham saat menerima hadiah sepeda listrik dari Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko.

NGAWI (Lenteratoday) - Pesilat asal Kabupaten Ngawi, Mujadidi Faiza Adham berhasil meraih medali emas untuk Indonesia, pada ajang pencak silat tingkat Internasional World Pencak Silat Championship 2024 Kelas Junior Male C di Abu Dhabi.

Mujadidi berhasil menjadi juara satu, setelah mampu mengalahkan pesilat asal Kazakhstan. Atlet silat asal Kecamatan Karangjati itu menang telak, dari Abzhanov Abdurakhman saat melakoni babak final di kejuaraan tingkat dunia yang diselenggarakan mulai 18-22 Desember 2024 di Abu Dhabi.

Kepulangan Mujadidi setelah berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, dielu-elukan warga Ngawi. Penyambutan istimewa untuk siswa kelas XI SMA N 2 Ngawi itu pun diselenggarakan di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi pada, Kamis(26/12/2024).

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyambut langsung kepulangan Mujadidi, selain itu apresiasi juga diberikan untuk atlet silat dari perguruan pencak silat PSHT tersebut.

Wabup Antok mengatakan keberhasilan Mujadidi meraih medali emas sebagai capaian yang membanggakan, menurutnya keberhasilan ini buah perjuangan panjang dalam menata pola pembinaan atlet pencak silat di Kabupaten Ngawi.

"Kita membangkitkan kembali prestasi pencak silat di Kabupaten Ngawi mulai tahun 2019," kata Wabup Antok.

Ketua IPSI Kabupaten Ngawi itu menjelaskan roadmap pembinaan atlet pencak silat, sudah tertata sedemikian rupa. Salah satu bentuknya dengan penyelenggaraan event internal perguruan pencak silat dan Bupati Cup, yang rutin digelar setiap tahun.

"Seluruh perguruan pencak silat di Ngawi kita dorong, untuk menggelar event internal. Kemudian para juaranya mengikuti Bupati Cup, untuk kita salurkan ke Popda, Kejurprov, maupun di Porprov. Jadi sudah terskema dengan baik," kata Wabup Antok.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap Mujadidi, Wabup Antok memberikan hadiah berupa sepeda motor listrik. Mujadidi juga menerima hadiah apresiasi berupa uang pembinaan, dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi.

Sementara itu, Mujadidi Faiza Adham mengaku senang dan bangga bisa membawa pulang medali emas di ajang internasional itu. Dia berharap keberhasilannya bisa menjadi motivasi, untuk pesilat Ngawi agar semakin berprestasi.

Selama mengikuti kejuaraan tersebut, Mujadidi bertarung dengan wakil dari tiga negara. Yakni Uzbekistan, Malaysia, dan Kazakhstan. Menurutnya, paling sulit saat melawan atlet dari Malaysia.

"Yang paling sulit waktu melawan Malaysia saat semi final, saya menjadi lebih semangat dan ingin menunjukkan, ini lho Indonesia. Semoga kemenangan ini bisa menjadi motivasi agar pesilat makin berprestasi lagi," ucap Mujadidi Faiza Adham.

Reporter: Miftakul FM/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.