04 April 2025

Get In Touch

KAI Daop 7 Madiun Terapkan Biaya Tambahan unuk Kelebihan Bagasi di Atas 20 Kg

Seorang calon penumpang di salah satu stasiun KAI Daop 7 Madiun melakukan penimbangan bagasi bawaan saar boarding pass jelang kebrangkatan
Seorang calon penumpang di salah satu stasiun KAI Daop 7 Madiun melakukan penimbangan bagasi bawaan saar boarding pass jelang kebrangkatan

KEDIRI, (Lenteratoday) -PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun selama masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) memberlakukan pembatasan bawaan bagasi penumpang.

Setiap penumpang maksimal diperbolehkan membawa bagasi 20 kg dan volume maksimum 100 dm³. Penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan tersebut dikenakan biaya tambahan. sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan ketentuan tersebut antisipasi peningkatan volume penumpang yang signifikan selama libur Nataru. PT KAI Daop 7 Madiun berharap pelanggan mematuhi ketentuan barang bawaan yang berlaku tersebut.

"Untuk barang yang melebihi batas maksimal ketentuan, pelanggan disarankan menggunakan layanan ekspedisi KAI Logistik, “ ujar Kusawadojo, Jumat (27/12/24).

Daop 7 mencatat lonjakan yang signifikan pada volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun menjelang pergantian tahun. Berdasarkan data pada Jumat (27/12), dari tanggal 27 Desember 2024 - 5 Januari 2025 sebanyak 32.880 pelanggan telah memesan tiket dan menyisakan 2.835 tempat duduk dari KA Bangunkarta, KA Singasari, KA Brantas, dan KA Brantas Tambahan.

Sementara itu, pantauan pemesanan tiket kereta api keberangkatan Daop 7 pada periode 19 Desember - 5 Januari 2025, telah terjual sebanyak 76.742 tiket, yang merupakan 127% dari kapasitas yang disediakan sebanyak 60.552 tiket.

Data tesebut akan terus berubah karena masih penjualan masih berlangsung. Tujuan favorit masyarakat pada periode tersebut adalah Jakarata, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Malang, dan Banyuwangi.

"Kami berkomitmen memastikan perjalanan kereta api khususnya di momen angkutan nataru ini dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar, tertib, dan terkendali,” kata Kuswardojo.

Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.