04 April 2025

Get In Touch

Vila di Batu Ambruk Saat Penyewa Bersantai, Tiba-tiba Terdengar "Brak"

Sebuah bangunan villa bernama Manzara di RT 02/ RW 03, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu roboh pada Senin (30/12/2024), malam (Dok. BPBD Kota Batu)
Sebuah bangunan villa bernama Manzara di RT 02/ RW 03, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu roboh pada Senin (30/12/2024), malam (Dok. BPBD Kota Batu)

BATU (Lenteratoday) -Vila Manzara di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, ambruk pada Senin (30/12/2024) sekitar pukul 19.15 WIB.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.15 WIB saat satu keluarga asal Bekasi, Jawa Barat, yang menyewa vila itu, bersantai di dalam vila tersebut.

Tumbur Harianja (34), salah satu korban, menceritakan detik-detik vila ambruk.

"Saat itu saya lagi main handphone di sofa, kemudian terdengar suara ‘brak’," ujarnya, Selasa (31/12/2024).

Ia langsung mengecek kamar mertua di lantai satu, ternyata aman. Tumbur sempat mengira bunyi itu adalah anaknya yang jatuh dari tempat tidur di lantai dua. Rupanya bukan.

"Setelah itu tiba-tiba kejadian,” ucapnya.

Tumbur sempat merasakan guncangan kencang usai bunyi brak itu. Seketika, dia langsung berteriak, "Longsor!". Ia pun bergegas berusaha menyelamatkan keluarganya.

Namun, mereka tak sempat keluar sebelum vila roboh.

“Begitu istri noleh, sudah jatuh semua," ungkapnya.

Di tengah kondisi itu, Tumbur berusaha mengevakuasi anak dan istrinya. Ia juga mencemaskan kondisi mertuanya yang tak terlihat. Tiba-tiba Tumbur mendengar mertuanya minta tolong.

"Saat itu mertua sudah tidak nampak, tapi suaranya masih ada dia teriak, 'Tolong, Tuhan Yesus, Tuhan Yesus, tolong'," tuturnya.

Mertuanya rupanya tertelungkup di bawah beton. Tak berselang lama, warga berdatangan untuk menolong mereka.

"Mukjizat Tuhan, kami bisa selamat semua,” tandasnya.

Tumbur dan lima anggota keluarganya sedianya menginap di Vila Manzara mulai tanggal 30 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Ia dan anggota keluarganya selamat, tetapi mengalami luka terbuka. Mereka kini dirawat di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

Kaurwasbin Subbagwasintern RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu AKP Dodik Bintoro mengatakan, kondisi korban sadar dan mereka sedang dirawat inap.

"Kita masih observasi untuk tindakan selanjutnya. Kondisinya baik semua dan sadar, rata-rata mengalami luka babras," jelasnya,mengutip Kompas.

Penyebab Vila Ambruk di Batu

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu menuturkan, hujan deras diduga menjadi pemicu kejadian ini.

Hujan meningkatkan debit air, sehingga menggerus plengsengan vila. Ditambah, saluran drainase tersumbat.

"Tiang listrik PLN dan Telkom juga ikut roboh, sehingga menutup akses jalan menuju vila,” terangnya.

BPBD bersama tim gabungan telah memasang garis pengaman, memutus aliran listrik, dan membersihkan akses jalan.

"Saya bersama Penjabat (PJ) Wali Kota Batu telah meninjau lokasi kejadian dan melihat kondisi korban. Bangunan vila kini dalam kondisi miring, dan kami meminta masyarakat untuk tidak mendekat,” paparnya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.