
TRENGGALEK (Lenteratoday) – Meningkatnya kasus demam berdarah di Kabupaten Trenggalek menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat setempat. Dalam upaya mengatasi ancaman ini, Babinsa Kelurahan Ngantru, Serka Suprianto, bersama Bhabinkamtibmas dan petugas Dinas Kesehatan, melaksanakan kegiatan fogging di sejumlah titik di Kelurahan Ngantru.
"Kami merespons laporan masyarakat terkait meningkatnya populasi nyamuk di wilayah ini. Fogging adalah salah satu langkah cepat untuk mengendalikan penyebaran demam berdarah," ujar Serka Suprianto.
Dinas Kesehatan mencatat adanya peningkatan jumlah kasus demam berdarah di beberapa kecamatan, termasuk Trenggalek, selama musim hujan ini. Fogging difokuskan di RT 09 RW 03, RT 10 RW 03, dan RT 20 RW 07 Kelurahan Ngantru, yang menjadi lokasi peningkatan populasi nyamuk berdasarkan laporan warga setempat.
"Selain fogging, kami terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M: menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas," tambah Suprianto.
Langkah ini disambut baik oleh masyarakat. Diharapkan melalui upaya ini, kasus demam berdarah di Kabupaten Trenggalek dapat dikendalikan secara efektif.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH