03 April 2025

Get In Touch

Dirlantas Polda Jatim Akan Periksa PO Bus Pariwisata Penyebab Kecelakaan Beruntun di Kota Batu

Petugas dari Polda Jatim melakukan olah TKP kejadian kecelakaan beruntun di Kota Batu, Kamis (9/1/2025). (Santi/Lenteratoday)
Petugas dari Polda Jatim melakukan olah TKP kejadian kecelakaan beruntun di Kota Batu, Kamis (9/1/2025). (Santi/Lenteratoday)

BATU (Lenteratoday) - Polda Jawa Timur memastikan akan memeriksa perusahaan otobus (PO) bus pariwisata yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Kota Batu, Rabu (8/1/2025) malam.

"Kami akan mengembangkan penyelidikan ke pihak PO (perusahaan oto bus)," ujar Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin Komarudin, Kamis (9/1/2025).

Komarudin mengatakan, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pihak penyedia jasa transportasi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bus pariwisata bernomor polisi DK 7942 GB yang terlibat kecelakaan tersebut dokumen operasionalnya tidak valid.

Uji KIR bus diketahui telah kadaluarsa sejak 15 Desember 2023, sementara surat izin angkut telah habis masa berlakunya sejak 26 April 2020. Fakta lain yang diketahui pasca pengusutan kasus ini.

Dijelaskannya, pemeriksaan juga dilakukan terhadap 3 bus lain dari PO yang sama. Ketiga bus tersebut membawa rombongan siswa SMK TI Bali Global Badung dalam perjalanan kunjungan industri ke Semarang, Yogyakarta, dan Malang.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, usai melakukan pengecekan 3 rombongan bus lainnya di Kota Batu, Kamis (9/1/2025). (Santi/Lenteratoday)

Hasil pemeriksaan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu dan Provinsi Jawa Timur menunjukkan ketiga bus tersebut juga tidak memenuhi syarat kelaikan jalan.

“Kondisi ban retak-retak ini sangat tidak laik jalan, ada surat, KIR, dan STNK yang mati," katanya.

Terkait hal tersebut, Polda Jatim telah mengambil langkah tegas dengan melarang ketiga bus melanjutkan perjalanan. Komarudin menjelaskan kondisi bus yang tidak layak jalan sangat membahayakan keselamatan penumpang, terutama sekitar 160 pelajar yang menjadi rombongan.

“Kami sudah meminta pihak PO untuk segera menyediakan bus pengganti yang memenuhi standar kelaikan jalan agar rombongan pelajar dapat kembali ke Bali dengan selamat,” katanya.

Sebagai upaya perlindungan, Dirlantas Polda Jatim juga akan memastikan pengawalan terhadap rombongan bus hingga ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan para pelajar selama perjalanan pulang.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.