04 April 2025

Get In Touch

Fraksi NasDem DPRD Jatim Minta Pemprov Tangani Banjir Secara Komprehensif

Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim, Mohammad Nasih Aschal
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim, Mohammad Nasih Aschal

SURABAYA (Lenteratoday) – Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur mendorong langkah kolaboratif untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim global, khususnya curah hujan tinggi akibat fenomena La Nina.

Ketua Fraksi NasDem, M. Nasich Ashchal, menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh untuk menangani banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur.

"Antisipasi harus dilakukan secara komprehensif, dari hulu ke hilir. Mulai dari pengelolaan kawasan resapan air, normalisasi sungai, hingga penguatan koordinasi antar instansi terkait," ujar pria yang akrab disapa Lora Nasich, Kamis (09/01/2025).

Lora Nasich mencontohkan, penggundulan hutan dan pembangunan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan telah memperbesar risiko banjir. Menurutnya, peran Badan Wilayah Sungai (BBWS), pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah harus terintegrasi.

"Sinergi lintas instansi sangat diperlukan. Tidak bisa BBWS berjalan sendiri, pemprov berjalan sendiri, dan pemerintah kabupaten/kota juga sendiri-sendiri. Solusi terbaik hanya bisa dicapai dengan duduk bersama," jelasnya.

Selain itu, Lora Nasich menyoroti peran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. Ia mencatat bahwa sampah rumah tangga dan alami, seperti enceng gondok dan batang pohon tumbang, kerap menjadi penyebab utama penyumbatan aliran sungai.

"Penyempitan dan pendangkalan sungai, ditambah tanggul yang kritis, semakin memperburuk situasi. Pemprov harus lebih proaktif memastikan kesiapan menghadapi bencana sebelum banjir terjadi," tegas politisi asal Bangkalan tersebut.

Langkah pencegahan, seperti normalisasi sungai, penguatan tanggul, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, menurut Lora Nasich, merupakan solusi utama dalam mengurangi risiko bencana. Ia menilai pendekatan preventif lebih efisien dibandingkan tindakan reaktif setelah bencana terjadi.

"Musim hujan adalah siklus tahunan. Seharusnya kita lebih siap. Pencegahan akan lebih hemat anggaran daripada penanganan saat bencana sudah terjadi," pungkas Lora Nasich.

Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.