03 April 2025

Get In Touch

Bappeda Kota Kediri Sosialisasi Musrenbang Tingkat Kelurahan, Stunting Masih Jadi Perhatian

Peserta sosialisasi pelaksanaan Musrenbang serius mendengarkan paparan dari BAPPEDA, selaku pelaksana kegiatan.
Peserta sosialisasi pelaksanaan Musrenbang serius mendengarkan paparan dari BAPPEDA, selaku pelaksana kegiatan.

KEDIRI (Lenteratoday) - Mengawali kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 di level Kelurahan, Badan Perencanaan dan Pembangunan (BAPPEDA) Kota Kediri menggelar sosialisasi kepada stakeholder di Ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Kamis(9/1/2025).

Stakeholder yang diundang dari perwakilan kelurahan, kecamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), serta Puskesmas se-Kota Kediri.

Menurut Kepala BAPPEDA Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi sosialisasi tersebut untuk memberikan arahan bagi seluruh kelurahan dan kecamatan, dalam melaksanakan Musrenbang tahun 2025.

Kegiatan Musrenbang dimulai level kelurahan kemudian hasil dibahas di tingkat kecamatan, selanjutnya menjadi usulan Musrenbang tingkat kota dan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Kediri 2026.

Adapun jadwal pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Kediri tahun 2026 sebagai berikut: Sosialisasi Musrenbang, 9 Januari 2025, Rembuk Stunting Kelurahan, 13-17 Januari 2025, Musrenbang Kelurahan, 16-22 Januari 2025.

Rembuk Stunting Kecamatan, 20-23 Januari 2025, Musrenbang Kecamatan, 4-6 Februari 2025, Musrenbang Tematik, 10-14 Februari, Forum Perangkat Daerah Per Bidang, 18 Februari 2025, dan Musrenbang RKPD Tahun 2026, 11-12 Maret 2025.

“Tahun 2025 kita memulai dengan sebuah rembuk stunting, karena kita merujuk pada delapan aksi konvergensi stunting yang dimulai analisis situasi di masing-masing kota. Data-data tersebut bisa muncul dari hasil rembuk stunting,” terang Chevy.

Ditambahkan, Pemkot Kediri akan terus menempatkan penanganan stunting di salah satu program prioritas pembangunan selama kasus stunting di Kota Kediri belum mencapai angka nol (zero stunting).

Dengan kegiatan tersebut, Chevy berharap sosialisasi ini menjadi awal mula proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari level paling bawah (kelurahan) untuk bisa mewujudkan pembangunan sesuai keinginan masyarakat. “Jadi ini merupakan aspirasi masyarakat langsung yang disampaikan melalui Musrenbang Kelurahan untuk menyusun perencanaan pembangunan tahun 2026,” pungkasnya.(*)

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.