03 April 2025

Get In Touch

Renovasi Stadion Kanjuruhan Telah Rampung, Menteri PU: Sesuai Standar FIFA dan Nilai Sejarahnya Terjaga

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendengarkan penjelasan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BP2W) Jawa Timur Airyn Saputri di depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/1/2025) -Ant
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendengarkan penjelasan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BP2W) Jawa Timur Airyn Saputri di depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/1/2025) -Ant

MALANG (Lenteratoday) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, menyebutkan seluruh tahapan pengerjaan renovasi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sudah rampung secara keseluruhan.

Dpddy meninjau langsung Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang telah selesai direvitalisasi pada akhir Desember 2024 lalu.

Dalam kunjungannya, Sabtu (18/1/2025) sore, Dody memastikan stadion tersebut telah memenuhi standar FIFA sekaligus tetap menjaga nilai sejarahnya, yang menjadi bagian penting dari penghormatan terhadap tragedi kelam yang pernah terjadi di tempat tersebut.

"Stadion Kanjuruhan kita bangun sesuai standar SNI, standar FIFA. Terakhir sudah dicek sama komisi pembangunan gedung kita. Insyaallah sudah layak, sampai 30-40 tahun mendatang," ujar Dody.

Menurut Dody, proses pembangunan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan revitalisasi stadion lainnya.

Hal itu disebabkan oleh banyaknya aspek sejarah yang harus dipertimbangkan. Salah satunya yaini upaya menjaga elemen-elemen penting, seperti Gate 13, yang menjadi titik tragedi pada 1 Oktober 2022 lalu dan telah diabadikan sebagai bagian dari monumen penghormatan.

"Di stadion lain, masalah struktur yang tidak sesuai tinggal diganti atau dihancurkan. Di sini tidak bisa. Ada sejarah yang harus kita rawat, karena ini akan menjadi warisan bagi anak cucu kita,” tambahnya.

Ia mengatakan proses serah terima stadion yang terletak di Jalan Trunojoyo, Dusun Krajan Desa Kedungpedaring Kecamatan Kepanjen dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kabupaten Malang akan dilakukan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Airyn Saputri Harahap, mengungkapkan selama proses revitalisasi, pihaknya aktif berdiskusi dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Diskusi ini dilakukan untuk memastikan desain dan elemen stadion sesuai dengan harapan semua pihak.

"Kami melibatkan keluarga korban dalam setiap proses sebagai bentuk penghormatan kami terhadap 135 nyawa yang meninggal dalam tragedi itu,” jelas Airyn.

Airyn mengatakan salah satu aspek penting adalah jalur evakuasi. Kini memungkinkan seluruh penonton keluar dari stadion dalam waktu tujuh menit.

Renovasi stadion yang berdiri di lahan seluas 4,8 hektare dilaksanakan sejak 4 September 2023, dengan total nilai proyek mencapai Rp357.848.262.000 atau Rp357,85 miliar.

Proses perbaikan fasilitas olahraga milik Pemerintah Kabupaten Malang itu dilakukan setelah pecahnya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia.

Stadion Kanjuruhan mampu menampung 21.603 orang yang terdiri atas 108 kursi VVIP, 2.465 kursi VIP, 134 kursi media, dan 16 kursi khusus penyandang disabilitas.

Terdapat pula tribun umum, meliputi dari sisi timur dengan total 4.352 kursi, serta sisi utara dan sisi selatan dengan total masing-masing 7.264 kursi.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.