03 April 2025

Get In Touch

Menko AHY: Tiket Mudik Lebaran Diupayakan Lebih Murah

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ditemui usai Perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar di Jakarta, Jumat (17/1/2025) -Ant
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ditemui usai Perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar di Jakarta, Jumat (17/1/2025) -Ant

JAKARTA (Lenteratoday) -Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana melakukan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian terkait.

Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan harga tiket moda transportasi menghadapi periode mudik Lebaran 2025.

"Saya baru saja telepon dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Kami akan terus melakukan rapat koordinasi agar persiapan mudik lebaran berjalan lancar. Mobilitas masyarakat menjelang Lebaran semakin tinggi, dan ini melibatkan banyak kementerian. Selain Kementerian Perhubungan, ada juga Kementerian BUMN," ujar AHY di Jakarta, usai menghadiri acara Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Koordinasi bertujuan merancang strategi untuk menghadirkan pelayanan transportasi yang optimal selama mudik.

"Kita berupaya memberikan kemudahan serta harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang menggunakan transportasi darat, laut, udara, maupun kereta api," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Hartanto, menyatakan sedang menyusun berbagai skenario untuk mengurai arus mudik dan balik Lebaran 2025.

"Kami mengusulkan beberapa konsep agar tidak terjadi penumpukan penumpang mendekati hari-hari kritis," ujarnya, mengutip Antara, Sabtu (18/1/2025).

Hartanto menjelaskan, kepadatan biasanya terjadi pada H-7 hingga H+7. Oleh karena itu, Kemenhub mengusulkan penerapan konsep bekerja dari mana saja, dimulai dari H-12 hingga H+12. Lebaran 2025 sendiri diperkirakan jatuh pada akhir Maret.

"Jika sebelumnya jarak kritis dimulai H-12 atau H-10, kami memastikan tidak lagi hanya terpaku pada 7 hari dari Lebaran," kata dia.

Kemenhub juga membuka peluang untuk menerapkan berbagai ide baru, termasuk gagasan yang langsung disampaikan oleh Menteri Perhubungan.

Solusi diperlukan terutama untuk mengurai kepadatan di moda transportasi seperti angkutan laut. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memastikan perjalanan mudik tahun ini lebih lancar dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah terus mematangkan skenario dan strategi agar arus mudik berjalan tanpa hambatan besar.

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.