04 April 2025

Get In Touch

DPRD Jatim Tekankan Pentingnya Mitigasi Cegah DBD di Sumenep

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Indriani Yulia Mariska menyalurkan bantuan alat fogging untuk warga di Sumenep.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Indriani Yulia Mariska menyalurkan bantuan alat fogging untuk warga di Sumenep.

SURABAYA (Lenteratoday) – Musim hujan sering kali membawa ancaman meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD), terutama di daerah rawan seperti Kabupaten Sumenep. Menyikapi hal ini, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Indriani Yulia Mariska, menekankan pentingnya upaya mitigasi melalui berbagai langkah strategis.

Saat menyerahkan bantuan alat fogging kepada warga di tiga desa—Desa Romben Rana, Kecamatan Dungkek; Desa Saroka, Kecamatan Saronggi; dan Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Sumenep, Indri menggarisbawahi bahwa pencegahan adalah kunci untuk mengurangi dampak penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.

“Mitigasi dini menjadi sangat penting untuk mencegah wabah DBD. Fogging adalah langkah darurat, tetapi yang lebih utama adalah menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ungkap perempuan yang akrab disapa Indri, Rabu (22/01/2025).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai mitigasi harus dimulai dari edukasi masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat, terutama dengan menerapkan langkah 3M (menguras, menutup, dan mengubur) tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Selain itu, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah juga diperlukan untuk memastikan kebersihan lingkungan terjaga.

“Kami di DPRD Jawa Timur mendorong semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas setempat, untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Fogging hanya langkah sementara, tetapi kebiasaan menjaga kebersihan adalah solusi jangka panjang,” jelasnya.

Indri juga menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur akan terus mendorong program mitigasi kesehatan di daerah-daerah rawan, termasuk Sumenep, yang memiliki potensi tinggi terhadap penyebaran penyakit akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Melalui kebijakan dan program DPRD, kami akan memastikan bahwa daerah-daerah rawan seperti Sumenep mendapatkan perhatian khusus dalam hal mitigasi kesehatan,” pungkas Indri. (*)

Reporter: Pradhita | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.