
KEDIRI (Lenteratoday) - Pembangunan ini dapat terealisasi dengan adanya pajak sebagai sumber pendanaan, serta berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut dilontarkan Pj Wali Kota Kediri, Zanariah pada acara Tax Gathering dan Apresiasi Wajib Pajak Tahun 2024 dengan didampingi Kepala KPP Pratama Kediri, Mulyanto Budi.
"Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak di Kota Kediri, naik wajib pajak daerah atau wajib pajak pusat melalui KPP Pratama yang sama-sama memberikan kontribusi dalam pembangunan Kota Kediri," ujar Zanariah seperti dikutip dari rilis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Kamis(23/1/2025).
Lebih lanjut Zanariah mengungkapkan seperti yang dilihat dan dirasakan bersama, pembangunan Kota Kediri kian tahun semakin pesat. Baik pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sosial. Pembangunan ini dapat terealisasi, dengan pajak sebagai salah satu sumber pendanaan.
Selain itu, pajak juga berperan penting dalam pemerataan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga iklim investasi yang kondusif.
"Kami berharap dengan ada acara ini dapat semakin membangun kesadaran, kepedulian, dan kepatuhan wajib pajak Kota Kediri," ungkapnya.
Dijelaskan ke depan harus lebih bijak menyikapi tantangan ekonomi yang semakin beragam. Caranya, beradaptasi pada perubahan, menjaga stabilitas ekonomi kota, serta terus mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Zanariah yakin dengan sinergi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan mampu menghadapi segala tantangan dan tetap optimistis dalam membangun kota lebih baik.
"Pada kesempatan ini juga hadir Wali Kota Terpilih Kediri, Mbak Vinanda. InsyaAllah ke depan, pembangunan Kota Kediri akan semakin gencar di bawah kepemimpinan beliau. Kami juga sampaikan terima kasih pada KPP Pratama Kediri yang mengadakan kegiatan ini dan sekaligus bentuk apresiasi kepada wajib pajak. Kami harap sinergi yang sudah terjalin semakin meningkat di masa mendatang," pungkasnya.
Pada kegiatan ini, ada beberapa kategori apresiasi wajib pajak. Kategori BUMN Selain Jasa Keuangan Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Taspen, Pos Indonesia, dan PLN. Lalu kategori Instansi vertikal Penerimaan Terbaik RS Bhayangkara, IAIN Kediri, dan Kemenag Kota Kediri. Kategori Sektor Jasa Keuangan Kotribusi Penerimaan Terbaik diraih BRI, BPD Jatim, dan Bank Indonesia.
Kemudian kategori Satker BLUD Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih RSUD Gambiran. Kategori Satker Dinas Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Dinas Pendidikan, DPUPR, dan Dinas Kesehatan. Kategori Satker Kecamatan Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Kecamatan Kota. Kategori Satker Kelurahan Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Kelurahan Ngronggo, Kelurahan Tosaren, dan Kelurahan Kaliombo.
Kategori Industri Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Hanjaya Mandala Sampoerna. Kategori Jasa Umum Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Surya Sapta Agung Tol. Kategori Perdagangan Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Welong Jaya.
Selanjutnya, kategori WP Orang Pribadi Kontribusi Penerimaan Terbaik diraih Yulianto, Usman, dan Boedi Kasno. Kategori WP dengan Kontribusi Pertumbuhan Penerimaan Terbaik diraih Taspen. Kategori WP Kooperarif Kontribusi Penerimaan diraih Pendidikan Soedanco Supriyadi Wali Songo Kediri dan Bumi Purbama Raya. Serta kategori WP Kooperatrif Kerjasama Perpajakan diraih BPPKAD dan BCA.
Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais