03 April 2025

Get In Touch

Korban Meninggal Tanah Longsor di Pekalongan Bertambah jadi 24 Orang

Tim SRU 1 Lanal Tegal bersama Basarnas, dan relawan sedang mengevakuasi korban meninggal dunia tanah longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jumat(24/1/2025). (foto:ist/Ant/Humas Lanal Tegal)
Tim SRU 1 Lanal Tegal bersama Basarnas, dan relawan sedang mengevakuasi korban meninggal dunia tanah longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jumat(24/1/2025). (foto:ist/Ant/Humas Lanal Tegal)

PEKALONGAN (Lenteratoday) - Memasuki hari kelima bencana tanah longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan bertambah jadi 24 orang, Jumat(24/1/2025).

Komandan Tim SRU 1 Lanal Tegal, Lettu Marinir Anjar mengatakan bahwa pada pencarian korban tanah longsor ini, melibatkan tim gabungan tanggap bencana dan prajurit Lanal Tegal.

"Kami tidak akan berhenti, sampai memastikan semua korban ditemukan dan masyarakat terdampak mendapat bantuan maksimal," katanya di Pekalongan mengutip Antara, Sabtu(25/1/2025).

Salah satu korban diketahui merupakan anak dari sekretaris desa setempat, yang ditemukan sekitar 300 meter dari rumahnya sedang satu jenazah lainnya diduga masih tertimbun longsor.

Selain pencarian korban, tim gabungan juga memantau titik-titik rawan longsor untuk mengantisipasi bencana susulan.

"Koordinasi intensif dilakukan bersama BPBD, untuk memperbarui peta risiko wilayah terdampak," katanya.

Selain itu, tim kesehatan juga memberikan layanan medis dan dukungan psikologis kepada masyarakat terutama pada keluarga korban.

Ia mengatakan meski kondisi medan yang sulit masih menjadi tantangan utama, untuk tetap berfokus pada penyelamatan korban yang belum ditemukan dan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.