03 April 2025

Get In Touch

Ketua Pagar Nusa Trenggalek Kecam Keras Aksi Anarkis di Mapolsek Watulimo

Ketua IPSNU Pagar Nusa Kabupaten Trenggalek, Amin Tohari.
Ketua IPSNU Pagar Nusa Kabupaten Trenggalek, Amin Tohari.

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa Kabupaten Trenggalek mengecam keras, aksi anarkis atau pengrusakan yang terjadi di Mapolsek Watulimo, Senin(20/1/2025) malam lalu.

Ketua IPSNU Pagar Nusa Trenggalek, Amin Tohari menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan institusi negara, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai moral dan ajaran organisasi mereka.

"Kami mengecam keras perbuatan itu, tindakan semacam ini tidak mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan Pagar Nusa. Kami tidak pernah memberikan arahan atau instruksi untuk berkumpul di sana," tegas Amin, Sabtu(25/1/2025).

Amin menjelaskan mayoritas massa yang terlibat, justru berasal dari luar wilayah Trenggalek. Meski ada sebagian kecil warga Watulimo yang ikut-ikutan.

"Sebagian besar massa berasal dari luar Trenggalek, yang dari Watulimo hanya sedikit dan mereka pun sekadar ikut-ikutan karena ada teman-temannya yang datang," ujarnya.

Dia juga menyesalkan situasi di lapangan yang tidak kondusif, ketika pengurus Pagar Nusa berupaya menenangkan massa.

"Saat kami tiba, massa sudah terlanjur banyak hingga sulit dikendalikan," tambah Amin.

Lebih lanjut, Amin mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti identitas sembilan orang yang telah diamankan oleh polisi.

"Kami belum mendapatkan informasi detail. Pengurus PAC Watulimo pun masih mengecek, apakah ada anggota Pagar Nusa di antara mereka yang dibawa ke Polda Jatim," jelasnya.

Pihak Pagar Nusa berharap semua pihak menghormati proses hukum yang berjalan, dan memastikan tindakan tersebut tidak terulang di masa mendatang.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini," tutupnya.

Reporter: Herlambang/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.