03 April 2025

Get In Touch

Kapolres Blitar Berikan Trauma Healing pada Keluarga Korban Mutilasi

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman memberikan bantuan trauma healing terhadap keluarga korban mutilasi di Blitar.
Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman memberikan bantuan trauma healing terhadap keluarga korban mutilasi di Blitar.

BLITAR (Lenteratoday) – Polres Blitar menunjukkan wujud simpati dan kepeduliannya terhadap keluarga korban mutilasi, dalam mendukung pemulihan mental dan emosional keluarga korban.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, secara langsung memberikan layanan trauma healing atau pendampingan psikologis akibat peristiwa traumatis kepada keluarga korban, termasuk 2 orang anaknya yang masih dibawah umur.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak langsung oleh tragedi tersebut.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan psikologis kepada keluarga korban. Kami memahami betapa beratnya beban yang mereka tanggung, dan kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman, Senin (27/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Blitar juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk solidaritas dan dukungan nyata.

Selain itu, Polres Blitar juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis, terutama terkait kasus-kasus yang berdampak besar pada kesehatan mental.

“Kami berharap keluarga korban dapat perlahan-lahan bangkit, dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tambah Kapolres.

Seperti diberitakan, kasus pembunuhan dan mutilasi dengan korban, Uswatun Khasanah (29) warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar menarik perhatian publik.

Dimana mayat korban ditemukan dalam koper di Kabupaten Ngawi, dalam kondisi dimutilasi dan tidak utuh pada, Kamis(23/1/2025). Kemudian dilakukan penyelidikan oleh polisi, hingga ditemukan kepalanya di Trenggalak dan kakinya di Ponorogo.

Polisi kemudian meringkus pelaku pembunuhan keji dan mutilasi tersebut, yaitu kekasihnya bernama Tri Hartanto alias Antok (32) di Madiun, Minggu (26/1/2025).

Kasus mutilasi ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Polres Blitar terus mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan demi mencegah terjadinya tindakan kriminal serupa di masa depan. (*)

Reporter: Arief Sukaputra | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.