04 April 2025

Get In Touch

Garuda Indonesia Proyeksikan 34 ribu Kursi Penerbangan Umrah hingga Awal 2026

Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2025 yang berlangsung di TP 3 Surabaya. (Amanah/Lenteratoday)
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2025 yang berlangsung di TP 3 Surabaya. (Amanah/Lenteratoday)

SURABAYA (Lentera)- Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia memproyeksikan sedikitnya 34 ribu kursi penerbangan perjalanan umrah pada periode Maret 2025 hingga Januari 2026 mendatang.

Target penerbangan umrah ini, melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2025 secara serentak di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta (Mal Kota Kasablanka), Surabaya (Tunjungan Plaza 3), dan Makassar (Mal Panakkukang) berlangsung mulai tanggal 7 sampai 9 Februari 2025.

Dengan menggandeng lebih dari 60 travel agent umrah dan haji plus terkemuka yang menghadirkan berbagai paket perjalanan umrah dan haji plusserta nilai tambah lainnya, Garuda Indonesia menghadirkan sedikitnya 34 ribu kursi pada periode perjalanan Maret 2025 hingga Januari 2026 mendatang.

West Domestic Region Group Head Garuda Indonesia Fitria Ruswita mengatakan, untuk kegiatan di Surabaya setidaknya diikuti oleh 20 travel agent.

"20 travel agent ini alhamdulillah semuanya hadir, termasuk salah satunya dari Garuda Indonesia. Tahun lalu kita ada 28 ribu kursi, mudah-mudahan tahun ini meningkat karena ada penambahan pesawat juga. Mudah-mudahan ini bisa menambah, menjangkau seluruh calon penumpang untuk jamaah umroh bisa lebih banyak dan terakomodir khususnya Surabaya," kata Fitria saat pembukaan GUTF 2025, Jumat (7/2/2025).

Ia menjelaskan, di 2025 ini, pihaknya berencana melakukan penambahan frekuensi dengan charter umroh khusus 35 flight per minggu. "Jadi, mudah-mudahan dengan penambahan kapasitas tadi, pelanggan kita yang ada di Indonesia khususnya Surabaya bisa mengakses penerbangan Garuda," jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berencana melakukan penerbangan dari Surabaya menuju Jeddah tanpa transit di Jakarta. 

"Tapi memang ini masih dalam kajian kita, mudah-mudahan dengan adanya sekarang transit ke Jakarta dan waktu transitnya tidak terlalu lama,itu bisa mempermudah penerbangan jamaah dan tidak menjadi lelah ya untuk terbang ke Tanah Suci.Mudah-mudahan kita bisa punya penerbangan juga dari Surabaya," harapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Product and Service For Umroh Department Head Muchlis mengatakan, pada 2025 ini pihaknya menargetkan transaksi Rp 491 miliar.

"Ya mudah-mudahan angka persentase tertinggi nya itu datangnya dari Surabaya. Ya tapi secara global kita di 2025 ini menargetkan transaksi Rp 490 miliar," tutupnya.

Reporter: Amanah / Co-Editor: Nei-Dya
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.