04 April 2025

Get In Touch

Hadiri Hari Jadi ke-17 Partai Gerindra, Pj Wali Kota Kediri: Ibarat Anak Muda yang Sedang Mekar

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih, Vinanda Prameswati (kanan) dan Qowimuddin Toha saat memberikan sambutan pada hari jadi ke-17 Parta
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih, Vinanda Prameswati (kanan) dan Qowimuddin Toha saat memberikan sambutan pada hari jadi ke-17 Parta

KEDIRI (Lentera)-Puncak peringatan hari jadi ke 17 Partai Gerindra di Kota Kediri diadakan Pagelaran Budaya di Memorial Park selama 2 hari, 8-9 Fabruari 2025. Kegiatan ini diisi berbagai macam kegiatan yakni bazar UMKM, pagelaran budaya, hiburan campursari, jalan santai, dan lomba Mars Gerindra. 

Pj Wali Kota Kediri Zanariah saat menghadiri kegiatan ini mengatakan usia 17 tahun ibarat anak muda yang sedang mekar. Memulai langkah menuju usia matang. Namun di usia yang relatif muda dibanding partai besar di Indonesia.

"Selamat Hari Jadi ke-17, mari terus menjaga semangat perjuangan, merawat kebudayaan dan bersama-sama membangun negeri," ujarnya, Minggu (9/2/2025). 

Acara ini juga dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih Vinanda Pramesti dan Qowimuddin Toha, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad. 

Lebih lanjut, Pj Wali Kota Kediri menekankan selaras tema hari jadi tahun ini "Berjuang Tiada Akhir", mengingatkan kepada semua  perjuangan yang sesungguhnya tidak berakhir di bilik suara, tetapi berlanjut dalam kerja nyata melalui kebijakan pro rakyat.

Melalui kepemimpinan yang jujur dan amanah serta melalui program yang membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. “Maka dalam momentum ini mari rapatkan barisan, perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan partai politik khususnya Partai Gerindra untuk mewujudkan Asta Cita Pemerintahan Bapak Prabowo dan Mas Gibran,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Zanariah juga mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi dan peneguhan komitmen politik namun juga merayakan kekayaan budaya dalam sebuah pagelaran budaya. 

“Kota Kediri adalah kota yang kaya akan sejarah dan tradisi. Seni dan budaya yang diwarisi dari para leluhur harus tetap dijaga, dirawat dan dilestarikan. Sebab membangun bangsa tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga soal membangun karakter, menjaga identitas dan memperkuat persatuan,” tutupnya.


Reporter: Gatot Sunarko/Co-Editor: Nei-Dya
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.