03 April 2025

Get In Touch

Di Forum Musrenbang Kecamatan Kota yang Dihadiri Zanariah, Wali Kota Kediri Terpilih Vinanda Paparkan Visi-Misi 

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih Vinanda Prameswati (tengah baju batik) dan Qowimuddin Toha (bersongkok) berbincang dengan Pj Wali K
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih Vinanda Prameswati (tengah baju batik) dan Qowimuddin Toha (bersongkok) berbincang dengan Pj Wali K

KEDIRI (Lentera)-Wali Kota Kediri Terpilih Vinanda Prameswati paparkan program unggulan di forum musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kota di Aula Kelurahan Banjaran, Rabu (12/2/2025). Diketahui, Pj Wali Kota Kediri Zanariah hadir membuka acara tersebut.

Vinanda Prameswati menjelaskan selama masa kampanye, telah mengusung visi 'Membangun Kota Kediri yang Mapan, Kota yang Maju, Agamis, Produktif, Aman dan Ngangeni'. 

Setiap visi tadi, akan dicapai melalui misi yang pertama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang merata. Kedua, meningkatkan harmonisasi kerukunan antarumat beragama dan revitalisasi nilai gotong royong sebagai fondasi solidaritas masyarakat. 

Ketiga, mewujudkan produktivitas sumber daya manusia. Keempat, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, responsif dan berintegritas. Terakhir, mewujudkan kota yang rapi, indah, bersih bertumpu pada pembangunan pariwisata dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Lebih lanjut Wali Kota Kediri Terpilih juga MENUTURKAN dalam lima tahun ke depan, tujuh prioritas utama (Sapta Cita) akan menjadi pondasi dalam mengarahkan pembangunan kota. Cita 1 Program Merata RT/RW; Cita 2 Produktif, Kreatif, Inovatif dan Cita 3 D’cito (Kediri City Tourism). Selanjutnya Cita 4 Lingkungan Indah dan Berkelanjutan; Cita 5 Smart Living; Cita 6 Pemerintahan Cepat Tepat; terakhir Cita 7 Infrastruktur Berkualitas. 

“Sapta Cita menjadi komitmen utama dalam menciptakan kota yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan,” tutupnya.

Sementara Pj Wali Kota Kediru Zanariah, mengatakan Musrenbang tingkat kelurahan merupakan wadah aspriasi masyarakat, selanjutnya dibawa ke musrenbang tingkat kecamatan. Pasalnya, musrenbang memang wadah yang berjenjang untuk menampung aspirasi masyarakat secara bottom up. 

Hal ini sesuai  Perwali No. 5/2015 tentang petunjuk teknis Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota Kediri. Selain itu juga selaras dengan Undang-undang No.25/2004 dan Permendagri No.86/2017. Musrenbang di Kecamatan Kota merupakan yang kedua, dimana sebelumnya di awali di Kecamatan Pesantren

“Usulan kebutuhan dari Musrenbang tingkat kelurahan, dibawa di Musrenbang tingkat kecamatan untuk diperjuangkan oleh para lurah. Nanti usulan kebutuhan dari kelurahan dipilih yang memang menjadi prioritas kecamatan untuk dibawa ke Musrenbang tingkat kota. Jangan sampai waktu sudah diketok dan sampai jadi RKPD masih ada yang protes," ujar Zanariah.

Hadir pada acara ini Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Wakil Wali Kota Kediri Terpilih Qowimuddin, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Pj Ketua TP PKK Kota Kediri Novita Bagus Alit, Asisten Pemerintahan dan Kesra Mandung Sulaksono.

Selain itu hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Roni Yusianto, Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Endang Kartika Sari, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Camat Kota Bagus Hermawan, lurah se-Kecamatan Kota, dan perwakilan masyarakat.(*)

Reporter: Gatot Sunarko/Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.