04 April 2025

Get In Touch

Setelah Kantongi Rekom PKB, Henry-Yasin Buka Peluang Koalisi Besar di Pilwali Kota Blitar

Setelah Kantongi Rekom PKB, Henry-Yasin Buka Peluang Koalisi Besar di Pilwali Kota Blitar

Blitar - Setelah sah dan resmi menerima rekomendasi dari DPP PKB, pasangan calon (paslon) Cawali dan Cawawali Kota Blitar Henry Pradipta Anwar - Yasin Hermanto langsung fokus membentuk koalisi besar untuk memperkuat dukungan.

Yasin Hermanto yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kota Blitar ini menuturkan rekom sudah diterima, diambil langsung ke DPP PKB Jakarta bersama cawali Henry Pradipta Anwar, Sabtu (22/8/2020) kemarin. "Jadi sudah sah 100% sebagai paslon yang direkom PKB, rekon sudah ditangan Yasin Hermanto Hermanto selaku Ketua DPC PKB Kota Blitar," tutur Yasin, Minggu (23/8/2020).

Rekomendasi itu tertuang dalam Keputusan DPP PKB No 3321/DPP/01/VIII/2020 tentang penetapan Henry Pradipta Anwar sebagai Calon Wali Kota Blitar dan Yasin Hermanto sebagai Calon Wakil Wali Kota Blitar. Surat keputusan yang ditetapkan 11 Agustus 2020, serta ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, A Muhaimin Iskandar dan Sekjen, M Hasanuddin Wahid berstempel basah.

Selain PKB, sebelumnya Partai Golkar dan PKS juga menyatakan dukungannya dengan merekom pasangan Cawali Henry dan memberikan mandat untuk mencari pasangan Cawawali. Sesuai hasil konfirmasi terakhir, rencananya secara resmi rekom berpasangan dari Golkar dan PKS akan turun bersamaan besok Senin(24/8/2020).

"Info terakhir rencananya akan turun dan diserahkan besok Senin, rekom pasangan Henry - Yasin dari Golkar dan PKS," jelas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Blitar ini.

Disinggung mengenai peluang koalisi, Yasin mengaku membuka kesempatan kepada semua partai non PDIP dan Gerindra yang sudah mengusung incumbent Santoso - Tjutjuk Sunario. Peluang koalisi terbuka untuk teman dari PPP, Demokrat dan Hanura, yang selama ini sudah intens berkomunikasi. "Tinggal ngefixkan saja, ibarat orang bisnis kan ada itungannya," ungkapnya.

Adapun figur Cawali Henry Pradipta Anwar, merupakan putra dari mantan Walikota Blitar Samanhudi Anwar. Henry juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Blitar dari PDIP periode 2014-2019, serta kini menjadi Ketua Dewan Pendidikan Kota Blitar. Sedangkan pasangannya Yasin Hermanto, adalah Ketua DPC PKB Kota Blitar, yang kini menjadi legislatif dan menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Blitar.

Dengan turunnya rekomendasi dari PKB ini, berarti kekuatan politik paslon Henry - Yasin sudah 7 kursi. Yakni PKB 4 kursi, Golkar 2 kursi dan PKS 1 kursi. Jika koalisi besar bersama PPP, Demokrat dan Hanura jadi terbentuk, maka total kekuatan kursi menjadi 13 setelah ditambah PPP 3 kursi, Demokrat 2 kursi dan Hanura 1 kursi.

Jumlah ini melebih kursi koalisi PDIP dan Gerindra, yaitu 10 kursi dan 2 kursi total 12 kursi. Dengan kekuatan politik seperti ini, diperkirakan pertarungan koalisi PDIP melawan koalisi besar PKB sangat menarik. Karena berbeda dengan peta politik nasional, dimana PKB merupakan bagian dari koalisi PDIP sebagai partai penguasa saat ini. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.