
PALANGKA RAYA (Lentera) – Kemajuan teknologi digital yang dimanfaatkan startup (aplikasi) lokal untuk mengembangkan produk UMKM, mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Palangka Raya untuk bisa bersaing di pasar online.
Dukungan disampaikan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Pitria Noor yang mengatakan hadirnya transformasi digital membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) daerah untuk bisa bersaing di pasar luar daerah bahkan di pasar nasional.
"Keberadaan aplikasi seperti ini perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah, dalam bentuk pelatihan digitalisasi, promosi, hingga pendampingan usaha," papar Pitria, Kamis (28/8/2025).
Ia menekankan, inovasi merupakan langkah maju karena UMKM lokal tidak boleh hanya bertahan di pasar tradisional, tapi harus bisa beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi.
Pitria melanjutkan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal agar pelaku usaha kecil tidak tertinggal. Pasar online dapat menjadi solusi praktis di tengah perubahan gaya belanja masyarakat.
"Usaha startup lokal harus terus berkolaborasi dengan UMKM dari berbagai sektor, baik kuliner, kerajinan, maupun pertanian," ucapnya.
Melalui sinergi ini diyakini akan memperkuat daya saing produk Kalteng. Namun dukungan dari pemerintah daerah juga diperlukan dengan memberikan regulasi yang mendukung ekosistem digital.
Hal ini bertujuan agar startup lokal bisa berkembang sehat dan tidak kalah bersaing dengan platform besar dari luar negeri.
Dengan adanya dukungan kebijakan, promosi, dan pendampingan, diyakini UMKM di Kalimantan Tengah dapat memperluas pasar, meningkatkan penjualan, yang pada akhirnya memperkuat perekonomian daerah.
“Harapannya, jika UMKM lokal maju, akan berdampak secara langsung pada meningkatnya perekonomian daerah,” pungkasnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais