01 September 2025

Get In Touch

Madrasah di Jakarta Belajar Online, Sekolah di Bawah Disdik Diputuskan Sore Nanti

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA (Lentera) - Seluruh madrasah di DKI Jakarta, mulai dari Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta, diinstruksikan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring atau online pada Senin, 1 September 2025.

Kebijakan ini dikeluarkan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi keamanan di ibu kota yang dinilai belum kondusif dan berpotensi mengganggu kelancaran pembelajaran.

Dilihat Munggu (31/8/2025) surat edaran yang ditandatangani Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola Cempaka, menyebutkan keselamatan warga madrasah menjadi prioritas utama.

"Dalam rangka menjamin keberlangsungan proses pendidikan sekaligus menjaga keselamatan dan keamanan seluruh warga madrasah, kami memandang perlu mengambil langkah strategis sebagai bentuk antisipasi," tulis surat bertanggal 29 Agustus 2025 tersebut.

Dalam edaran itu, para kepala madrasah diminta memanfaatkan berbagai platform digital seperti Google Classroom, Zoom, Microsoft Teams, WhatsApp Group, atau media lain sesuai kebutuhan sekolah. Guru juga diharapkan tetap memberikan bimbingan dan pendampingan kepada siswa agar kualitas pembelajaran tidak menurun.

Selain itu, orang tua atau wali murid turut diminta berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan belajar dari rumah, terutama dengan mengawasi serta mendampingi anak selama proses belajar berlangsung.

Secara garis besar, aturan yang diberlakukan yaitu seluruh KBM dilakukan secara daring menggunakan platform digital yang tersedia.

Guru wajib mendampingi siswa agar mutu pembelajaran tetap terjaga.

Orang tua/wali murid diminta aktif mengawasi anak saat belajar di rumah.

Sementara itu, keputusan terkait pembelajaran di sekolah umum di Jakarta masih menunggu perkembangan situasi terakhir di hari Minggu (31/8/2025) . Ketua Sub Kelompok Hubungan Masyarakat Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Wanito Handoyo, menyebut hingga Sabtu (30/8/2025) malam, belum ada keputusan.

"Perkembangan dipantau dari hari ke hari, jam ke jam. Minggu besok masih akan dilihat situasinya, kemudian kami mengikuti kebijakan Pemprov dan turunannya," ujar Handoyo kepada detikEdu.

Ia menambahkan, pada Jumat sebelumnya, pembelajaran dari rumah hanya diberlakukan di sejumlah wilayah tertentu. "Kita lihat besok (Minggu) bagaimana perkembangannya," imbuhnya.

Editor:Widyawati/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.