
Surabaya – Upaya untukmencapai target memenangkan 13 daerah dari 19 daerah yang akan menjalankanpemilihan kepala daerah (Pilkada) di Jatim mulai gencarkan. Semua elemenya diDPD PDIP Jatim akan dikerahkan untuk mencapai target tersebut.
Deni Wicaksono, Kepala Badan Pemenanganan Pemilu DPD PDIPJatim mengungkapkan salah satu target daerah yang harus dimenangkan adalahSurabaya. Meski demikian, sampai saat ini, PDIP belum juga mengeluarkanrekomendasi pasangan calon yang akan diusung dan bertarung melawan Machfud Arifin.Bahkan, lanjut Deni, siapapun calon yang diusung PDIP nanti, pasti adalah yangterbaik.
Deni yang juga anggota DPRD Jatim ini menandaskan meski lawan politik di Pilwali Surabaya mendapat dukungan dari beberapa partai politik, namun pihaknya tetap merasa yakin jika mampu memenangkan kontestasi tersebut. Tidak hanya di Surabaya, namun juga di beberapa daerah yang menjadi target pemenangan juga akan dilakukan upaya secara all out.
“Semua siap backup, jadi kan tidak seluruhnya daerah di JawaTimur melakukan Pilkada. Daerah yang kosong kita tugaskan untuk membantu daerahyang Pilkada,” tandasnya.
Artinya, semua kader termasuk anggota DPRD akan tugasnya untuk terjun langsung melakukan penguatan terhadap para calon yang diusung. “Pasti, baik dewan kabupaten, dewan provinsi, maupun pusat akan diterjunkan sesuai dengan dapilnya masing-masing dan daerah di sekitar pasti akan ikut mengepung,” tandasnya.
Dia mengatakan bahwa langkah itu juga pernah dilakukan. Salahsatunya ketika Pilwali Kota Batu 2017 lalu dimana seluruh kader PDIP se-Jawa Timurmengeroyok Batu semua. Hal serupa juga dilakukan ketika Pilkada DKI meskipunhasilnya kalah. Namun, lanjutnya, inti dari semua itu adalah gotong royong kerjasamadi PDIP itu bukan hal yang asing.
Terkait dengan Surabaya, Deni menjelaskan bahwa PDIP sudah menyiapkan struktur, mulai dari tingkat anak ranting-ranting, anak cabang sampai atas. Bahkan dari total data yang masuk sudah ada 6.500 kader yang siap untuk diterjukan guna pemenangan Pilwali Surabaya. “Dan ini pasukan yang riil, riil siap untuk mengawal rekom siapapun,” tandasnya. (ufi)