04 April 2025

Get In Touch

PDIP: Dukungan Sutrisno kepada Hanindito Hanya Intrik

Sutrisno
Sutrisno

Kediri - Tragis dan memilukan menimpa Ir H Sutrisno, mantan Bupati Kediri dua periode (1990-200) yang juga mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri. Dukungannya terhadap Hanindito Himawan Pramono dalam pilbup Kediri 2020 mendatang diacuhkan partai pengusung maupun partai pendukung putra Sekretaris Kabinet, Parmono Anung.

Bahkan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri, MudiHantoro menyatakan dukungan Sutrisno tersebut tidak memengaruhi gerakanpemenangan Hanindito yang berpasangan dengan Dewi Maria Ulfa dalam pencoblosanDesember 2020 mendatang.

“Bagi PDIP, didukung atau tidak oleh Sutrisnotidak berpengaruh dalam pemenangan Hanindito. Mesin partai berlambang BantengMoncong Putih sebagai pengusung  tetapbergerak ke bawah untuk mencapai target kemenangan 80 persen suara,” tandasMurdi Hantoro kepada wartawan Rabu (26/8/2020).

Diungkapkan, Murdi mengetahui dukunganSutrisno dari media. Tidak pernah mendengar secara langsung atau riil-nya.Dukung mendukung adalah bagian dari demokrasi dan hak setiap warga, sertasesuatu hal yang biasa dalam pilkada.

“Didukung atau tidak oleh Pak Tris, PDIP tetapkonsolidasi ke bawah. Bahkan sampai ke anak ranting untuk memenangkan Mas Dhitodengan target 80 persen,” tandas politisi senior PDIP ini.

Dengan dukungan sekitar tujuh hingga delapanpartai politik terhadap pasangan Mas Dhito dan Mbak Dewi, nahkoda baru PDIPKabupaten Kediri itu merasa sangat optimis mencapai target tersebut. “Terkaititu, kami tidak akan terkecoh oleh manuver atau intrik-intrik tersebut. Kamitetap jalan, tetap konsolidasi dan untuk memenangkan mas Dhito,” tegasnyasekali lagi.

Namun demikian, Murdi mnagatakan tidak inginpernyataanya ini dinilai sebagai sebuah keraguan terhadap dukungan yangdiberikan Sutrisno. Ia meminta agar publik memahami apabila PDIP KabupatenKediri saat ini tidak menghitung lagi nama besar mantan Bupati Kediri dua periodeitu.

“Mohon dipahami, kami tidak menghitung PakTris. Mendukung silakan, tidak silakan. Tidak berpengaruh bagi kami, untukmelangkah memenangkan Mas Dhito. Karena Pak Tris, kami anggap sebagai orangluar,” celetuknya.

Pernyataan itu disampaikan karena Sutrisno sudahmengundurkan diri dari Ketua DPC. Kemudian dari kepengurusan sudah tidak masuk.“Kalau masalah keanggotaan itu, kewenangan DPP untuk melakukan pencabutan.Diberi mandat menjadi ketua, tetapi kemudian mengundurkan diri, bagi kami yasudah,” pungkasnya.

Komentar pedas juga disampaikan Ketua DPDPartai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono. Menjadi bagian dari partaikoalisi pendukung putra Seskab Pramono Anung, NasDem merasa memiliki hak untukmenilai sikap dukungan mengejutkan dari Sutrisno.

“NasDem meragukan keikhlasan Sutrisnomendukung Mas Dhito. Saya menduga pernyataan Sutrisno hanya manuver politik sesaat.Dengan demiikian, NasDem sebagai pengusung Mas Dhito Mbak Dewi, tidak akanmempercayai manuvernya,” seru Lutfi.

Sebelumnya, mantan Bupati Kediri Sutrisnomenyatakan dengan terbuka dukungannya terhadap Hanindhito Himawan Pramono diPilbup Kediri 2020. Suami Bupati Kediri Haryanti Sutrisno itu menilai putraSekretaris Kabinet Pramono Anung menjadi calon yang terbaik dan pilihanmasyarakat Kabupaten Kediri.

Disinggung tentang arah politiknya yang semulamendukung pasangan Mujahid – Eko Ediono, Sutrisno mengatakan bahwa pasanganyang didukung tidak mendapatkan rekomendasi dari partai apapun. Oleh karana itudia mengaku sudah legowo. Terkait dukungan kongkrit, kini dirinya menungguarahan dari Pramono Anung. (gos)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.